Polisi Tangkap Eky, Pengendali Teroris JAD Jaringan Lampung-Bekasi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Foto: Reki Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Foto: Reki Febrian/kumparan

Identitas Rafli alias Eky, pria yang ditangkap terkait penemuan bom pipa di Wanky Cell, Bekasi, perlahan terkuak. Polisi memastikan bahwa yang bersangkutan adalah pemilik dari gerai ponsel tersebut.

“Ya betul, tersangkanya pemilik tersebut atas Rafli nama EY," ucap Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (9/5).

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, peran Rafli alias Eky ini cukup signifikan dalam jaringan ini. Dia adalah koordinator sekaligus pengendali jaringan teroris JAD Lampung dan Bekasi yang belum lama ini ditangkap.

Para karyawan gerai ponsel memang tak kenal dengan nama Rafli. Sebab, dia lebih dikenal dengan nama Eky di lokasi itu.

Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga pelaku teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi. Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto

“2 orang (Taripudin dan Ilham) dan sekarang tambah lagi, dan tersangka sendiri (Rafli), dia adalah kepala. Artinya dia yang mengkoordinir dari yang telah kita lakukan penangkapan,” ucap Argo.

Taripudin dan Ilham ditangkap pada Minggu (5/5). Taripudin tewas karena berusaha melawan petugas, sementara Ilham ditangkap di pinggir jalan.

Argo juga membenarkan bahwa penemuan 2 bom pipa di Wanky Cell berkaitan dengan teroris Jatiasih tersebut.

“Jadi ada kaitannya dengan dia sebagai JAD Lampung dan JAD Bekasi,” ucap Argo.

embed from external kumparan