Polri soal Pati Polri Daftar Capim KPK: Kami Ingin yang Terbaik

Perwira tinggi (Pati) Polri ikut ambil bagian mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK. Diketahui ada 10 pati sudah mendaftarkan diri melalui Pansel KPK.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, mengatakan status 11 Pati Polri telah mendapat rekomendasi dari Polri. Para Pati tersebut dianggap punya kredibilitas untuk maju sebagai capim KPK.
“Polri sebagai institusi ingin yang terbaik dan ikut menyeleksi tersebut. Kalaupun terpilih, itu akan membawa marwah Kepolisian,” kata Iqbal di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).
Iqbal mengungkapkan, 11 Pati Polri yang mendaftarkan diri menjadi capim KPK. Seluruh pati yang mendaftar sudah melalui proses seleksi internal sampai mendapat rekomendasi dari Polri.
“Memang ada beberapa pati yang sudah termonitor oleh kami. Direkomendasikan, tapi pendaftaran itu per individu ya, bukan kolektif, per individu. Tapi tugas kami adalah melakukan scanning track record-nya, bagaimana aspek lain,” jelas Iqbal.
Sebelumnya Pansel Capim KPK menerima pati Polri mendaftarkan diri. Namun, nama yang dimaksud di luar sembilan Jenderal Polri yang sebelumnya sudah menyatakan minat mendaftar.
"Dari Polri, ada dua yang tidak masuk list (daftar 9 jenderal yang beredar -red). Dari kepolisian ada dua yang bukan (dari) nama 9 yang kita baca di media," kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih usai berkunjung ke Badan Narkotika Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Senin (1/7).
Yenti belum mau mengungkap nama polisi yang sudah mendaftar sebagai calon pimpinan KPK tersebut. Dia mengatakan, seluruh nama pendaftar akan diumumkan setelah tahapan pendaftaran ditutup.
Sebelumnya, 9 nama Pati Polri masuk daftar pengajuan untuk menjadi capim KPK. Mereka, yakni Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar, Deputi bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Irjen Dharma Pongrekun, Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Coki Manurung, Analisis Kebijakan Utama Polri Bidang Polair Irjen Abdul Gofur, Pati Bareskrim (Penugasan di Kemenaker) Brigjen Muhammad Iswandi.
Lalu Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Brigjen Bambang Sri Herwanto, Karosunluhukum Divisi Hukum Polri Brigjen Agung Makbul, Analis Kebijakan Utama Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Juansih, Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani.
Tapi, Polri menyebutkan ada satu pati yang mengundurkan diri. Pati ini tidak sanggup memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi untuk ikut seleksi capim KPK.
Saat masa pendaftaran, ada pati di luar yang sudah terdaftar datang mengajukan diri sebagai capim KPK. Dia, yakni Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik Irjen Ika Edwin. Sedangkan, satu pati lainnya yang tidak diketahui namanya.
Pendaftaran capim KPK memang bisa dilakukan dengan dua cara. Datang langsung ke kantor Setneg atau secara online.
