Posting Foto "Teroris", Penumpang Diturunkan Paksa dari Pesawat India

Seorang penumpang diturunkan paksa dari pesawat maskapai India karena memposting foto bertuliskan "teroris" di sosial media Snapchat. Akibat peristiwa ini, dia diinterogasi polisi dan penerbangan tersebut terlambat.
Diberitakan AFP, Selasa (27/11), peristiwa ini terjadi dalam pesawat maskapai Jet Airways yang bersiap untuk terbang dari bandara Kolkata ke Mumbai pada Senin lalu.
Penumpang bernama Yogvedant Poddar, 21, memposting foto wajahnya dengan mulut ditutup sapu tangan di Snapchat dengan tulisan: "Teroris di pesawat, saya hancurkan hati-hati wanita".
Wakil Komisaris Polisi Kolkata Avvaru Ravindranath mengatakan, tindakan Poddar itu dilihat lalu dilaporkan kepada pramugari oleh penumpang di belakangnya, seorang pria berkewarganegaraan Irlandia. Pramugari lantas mengabari polisi bandara.
Dia lalu digiring polisi keluar pesawat dan diinterogasi selama hampir 10 jam. Poddar dinyatakan tidak bersalah dan akhirnya dibebaskan.
"Kami tidak menemukan hubungan dia dengan jaringan teror. Postingan itu adalah pesan khusus untuk kawan-kawannya, tidak berniat mengancam atau menyakiti orang lain," kata polisi kepada AFP.
Jet Airways dalam pernyataannya mengatakan penumpang tersebut terpaksa diturunkan demi alasan keamanan. "Pesawat tinggal landas menuju kota tujuan dengan waktu penerbangan yang sudah direvisi," ujar Jet Airways.
Ini bukan kali pertama peristiwa tidak biasa terjadi di pesawat India. Sebelumnya September lalu, penumpang maskapai GoAir memicu kepanikan di udara setelah salah mengira pintu pesawat dengan pintu toilet.
Di bulan yang sama, seorang penumpang diusir dari pesawat IndiGo karena memaksa masuk kokpit untuk men-charge ponselnya.
