Prabowo Sampaikan 3 Sikap Politik di Rapimnas Gerindra

kumparanNEWSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi sambutan saat Rapimnas Partai Gerindra di kediamannya di Hambalang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi sambutan saat Rapimnas Partai Gerindra di kediamannya di Hambalang. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Partai Gerindra menggelar rapimnas di Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10). Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo menyampaikan pidato politik secara tertutup di depan 4 ribu kader Gerindra.

Menurut Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo dalam pidatonya telah menyampaikan 3 sikap politik terkait pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Ada 3 poin singkat yang disampaikan dalam pidato politik Pak Prabowo Subianto kepada lebih 4 ribu kader yang hadir," kata Dahnil di lokasi.

Poin pertama yakni Prabowo menyatakan bahwa ia telah menyerahkan konsep dorongan besar ekonomi kepada Jokowi. Konsep itu mencakup ketahanan energi, pangan, pertahanan dan keamanan.

Poin kedua terkait dengan apabila Jokowi ingin menggunakan konsep itu dengan melibatkan Partai Gerindra di dalam pemerintahan, maka Prabowo dengan senang hati menyikapinya. Jika tidak, maka Prabowo tidak masalah dengan hal itu dan akan tetap bekerja sama dengan pemerintah untuk kemajuan bangsa dengan menjadi oposisi.

"Bila ingin digunakan Pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan, Pak Prabowo dan Gerindra mempersilakan. Namun bila tidak kami akan tetap bekerja sama untuk kepentingan NKRI," tutur dia.

Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan pidato politik pada Rapimnas dan Apel Kader Partai Gerindra di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

"Poin ketiga Pak Prabowo sepakat untuk menjaga keutuhan serta kerukunan berbangsa dengan tetap berkomunikasi, musyawarah mufakat untuk kepentingan bangsa negara," ujar Dahnil.

Dengan sikap politik yang disampaikan Prabowo, Dahnil mengatakan Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi soal masuk kabinet atau tidak.

"Bila itu (konsep) mau digunakan dengan Pak Prabowo dan Partai Gerindra, tentu Gerindra siap. Namun apabila tidak, Pak Prabowo tetap akan bekerja sama dengan pemerintah," tuturnya.

Menanggapi pidato tiga poin sikap itu, menurut Dahnil, seluruh kader Gerindra yang hadir akan mengikuti Prabowo.

"Kalau kader mereka semua samina wathona, karena sejak awal kita semua sepakat untuk memberikan mandat kepada Ketua Dewan Pembina Pak Prabowo untuk memutuskan sikap politik partai," tutup Dahnil.