Presidium Alumni 212 Bantah Rencana Kepulangan Rizieq Syihab

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)

Alumni 212 terbelah. Presidium Alumni (PA) 212 yang mengklaim diketuai oleh Umar Al-Hamid membantah isu kepulangan Rizieq Syihab ke Indonesia. Mereka juga membantah perubahan nama menjadi Persaudaraan Alumni 212 yang diketuai oleh Slamet Ma'arif.

"Presidium alumni 212 (PA 212) tidak pernah memutuskan adanya perubahan nama, serta telah menetapkan Habib Umar al-Hamid sebagai ketua PA 212," ujar jubir PA 212, Aminuddin, di Sekretariat PA, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/1).

Mereka juga menetapkan Hasri Harahap sebagai sekjen dan Aminuddin sebagai juru bicara Presidium Alumni 212. Presidium Alumni 212 menyayangkan pernyataan dari kubu Slamet Ma'arif yang menyebut Rizieq akan kembali ke Indonesia pada 21 Februari 2018.

"Modus opini penyesatan tersebut dikhawatirkan bertujuan menciptakan kegaduhan dan berpotensi menimbulkan kebohongan publik. Mengingat, sampai sejauh ini PA 212 dan imam besar Habib Rizieq belum berbicara secara khusus tentang rencana pemulangannya ke Indonesia," ujarnya.

Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)

Alumni 212 memang memunculkan berbagai kelompok baru. Sebelumnya pada 13 Januari, kubu Ansufri Idrus Sambo telah mendeklarasikan Garda Alumni 212. Kubu ini menetapkan Sambo sebagai ketua DPP.

Namun demikian, Umar al-Hamid membantah alumni 212 terpecah. Menurutnya, komunikasi antar alumni 212 berjalan baik.

"Tidak terpecah, kami masih berkomunikasi," tuturnya.