Puan Maharani soal Kepastian Jadi Ketua DPR: Tunggu September

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7). Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7). Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Ketua DPP PDIP Nonaktif Puan Maharani dipastikan menjadi ketua DPR untuk periode 5 tahun mendatang. Berdasarkan UU MD3, hak kursi itu berada di tangan partai pemenang pemilu, yaitu PDIP.

“Ya kalau ditanya kriteria siapa yang diduduki ketua DPR kan UU MD3 menyatakan partai pemenang pemilu yang akan menerima,” kata Puan di sela Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Kamis (8/8).

Soal kepastian Puan menjadi ketua DPR, putri Megawati Soekarnoputri itu enggan sesumbar. Dia hanya menyebut punya kompetensi sebagai ketua DPR.

“Kalau ditanya kriteria berpengalaman di DPR, saya sudah punya pengalaman di DPR. Punya pengalaman suara terbanyak nasional, saya sudah punya suara terbanyak nasional. Tapi, bagaimana keputusannya, tunggu lagi bulan September,” ujar Puan.

kumparan post embed

Soal posisi pimpinan DPR, Ketum PDIP Megawati sempat curhat merasa dikibuli partai oposisi pada tahun 2014 lalu. Padahal, partainya keluar sebagai pemenang Pilpres saat itu.

Tak segan-segan, curhatan itu langsung ditujukan kepada Ketum Golkar dan Ketum PPP yang pada Pilpres 2019 kedua partai ini berada di barisan koalisi Prabowo.

“Pak Airlangga, itu yang baju Ijo (Suharso PPP) juga jangan mbenjani (tidak menepati) lho, MD3 lho. Dilihat sama-sama anak-anakku, kayak zaman dulu kita dikibulin terus lho,” kata Mega dalam pidatonya di Kongres V PDIP.