Putra Ma'ruf Amin Gelar Deklarasi NKRI Anti Intoleransi di Trenggalek

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cawapres nomor urut 1 Ma'ruf Amin dan anak anaknya beserta cucu-cucunya, (6/12) Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cawapres nomor urut 1 Ma'ruf Amin dan anak anaknya beserta cucu-cucunya, (6/12) Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Putra Ma'ruf Amin, Ahmad Syauqi mengunjungi Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (19/2) sore. Kehadirannya disambut meriah oleh ratusan penari rampak barong yang memenuhi area Hutan Kota Kabupaten Trenggalek.

Meski datang bersama tim pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin, kedatangan Ahmad Syauqi di Trenggalek bukan untuk mempromosikan capres-cawapres nomor urut 01 tersebut. Melainkan, Ahmad datang untuk mendeklarasikan NKRI Anti Intoleransi.

Salah satu masalah yang menjadi perhatian putra Ma'ruf Amin itu adalah soal penyebaran hoaks. Ahmad Syauqi berpendapat, hoaks bisa merusak kesatuan dan persatuan masyarakat.

“Hoaks itu seperti bom atom. Merusak, meninggalkan luka dalam waktu yang sangat lama,” ucapnya.

Putra Ma'ruf Amin tersebut mengingatkan masyarakat tentang adanya kelompok intoleran yang hendak menggeser sendi negara yang berdasar Pancasila.

Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

“Pancasila adalah kesepakatan bersama yang dibuat oleh para pendiri bangsa. Yang mereka bawa bukanlah budaya Indonesia,” lanjut Syauqi.

Oleh karena itu, Ahmad Syauqi mengimbau agar semua pihak bisa ikut menjaga NKRI dari para perongrong. Hoaks sendiri merupakan produk yang dihasilkan oleh kelompok yang tidak menghendaki NKRI damai.

Dampaknya bisa memunculkan sikap saling mencaci dan menghujat antar individu. Syauqi juga berharap media bisa ikut mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks yang dapat menyebabkan krisis kesatuan.

“Kita ingatkan lagi, kita satu NKRI. Dan kita mulai dari Trenggalek. Indonesia harus maju dengan kedamaian dan kebersamaan. Tanpa kebersamaan dan kedamaian, tidak mungkin bisa membangun,” Syauqi menegaskan.



Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap.