Ridwan Kamil di Upacara HUT ke-74 RI: Selamanya Jabar Bumi Pancasila

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upacara peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Upacara peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Lapangan Gasibu di Kota Bandung terlihat meriah pada Sabtu (17/8) pagi. Berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar hingga veteran turut serta mengikuti upacara HUT ke-74 RI dengan khidmat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi inspektur upacara dalam pengibaran sang saka merah putih. Di antara tamu yang hadir, terlihat pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

Usai melaksanakan upacara yang berlangsung selama sekitar satu setengah jam, Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil- mengaku dirinya sangat bahagia dengan momentum kemerdekaan Indonesia.

Emil menegaskan, selamanya Jabar tidak akan pernah berpaling dari Pancasila.

"Pertama, semua berbahagia hari ini 74 tahun Indonesia merdeka ditekankan berkali-kali Pancasila tadi disebutkan lebih dari lima kali menekankan itulah semangat dulu, sekarang, dan selamanya bahwa bumi Jabar adalah bumi Pancasila," kata dia.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-74 RI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Lebih lanjut, Emil mengaku bahagia karena upacara di Lapangan Gasibu dihadiri oleh berbagai etnis, salah satunya masyarakat yang berasal dari timur Indonesia yakni Papua.

Emil memastikan, Jawa Barat selalu berada dalam suasana yang kondusif tanpa dinamika. Sebab warga Jawa Barat selalu menerapkan semboyan silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangian.

"Kita berbahagia dalam kesempatan ini masyarakat dari berbagai etnisitas juga merayakan khususnya Papua kalau di tempat lain banyak dinamika kalau di jabar mah insya allah aman kondusif karena kitanya silih asah, silih asih, silih asuh, silih wawangi," ujar dia.

Adapun dalam pidatonya, Emil menyampaikan kembali pesan dari Presiden Jokowi mengenai pembangunan di Indonesia agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kiri). Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Emil pun menjelaskan, pihaknya akan mencanangkan program bernama Go East. Program tersebut merupakan bentuk kerja sama ekonomi perikanan antara masyarakat dari Indonesia bagian timur dan nelayan Indramayu.

"Kita ada program Go East itu adalah bersama masyarakat Indonesia timur kita akan melakukan ekonomi perikanan bersama nelayan di Indramayu ya. Jadi dari kita transfer teknologi ikannya dilakukan sebuah kerja sama. Nah, itu bagian dari kenusantaraan dan ke-Indonesiaan walaupun basisnya di Jabar," jelas dia.

Lebih lanjut dalam pidatonya, Emil menyinggung mengenai berbagai pencapaian dan tantangan yang telah dilalui di Jabar. Dia berharap 74 tahun Indonesia merdeka dapat memberi semangat sehingga Jabar semakin produktif, inovatif, dan kolaboratif.

Tak lupa, Emil menuturkan, segala pencapaian yang telah diraih Jawa Barat tidak terlepas dari keberhasilan yang telah diraih oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya.

"Keberhasilan di Jabar adalah estafet dari pemimpin-pemimpin terdahulu. Jadi tadi saya sebut ada Pak Aher, Pak Dani, ada Pak Ragam Santika, dan lain lain menandakan kami pemimpin hari menghargai pemimpin-pemimpin masa lalu," kata dia.