Sekelompok Orang Tak Dikenal Rusak Gereja di Ogan Ilir, Sumsel

Gereja Santo Zakaria di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dirusak oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Aksi pengerusakan itu terjadi pada Kamis (8/3) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Petrus (35), salah seorang umat di gereja tersebut, menerangkan para pelaku mendatangi lokasi menggunakan sepeda motor. Mereka langsung mendobrak serta merusak pintu depan gereja dan jendela.
"Pelaku lebih dari empat orang datang dengan empat sepeda motor, membawa pukul godam merusak pintu dan jendela," kata Petrus seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/3).
Setelah masuk ke ruang gereja, para pelaku merusak kursi di dalam rumah ibadah itu.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengakau merasa terpukul dengan adanya kejadian itu. Sebab, kata dia, Sumsel dikenal sebagai kawasan zero conflict.
"Ini terasa sangat memukul. Tiba-tiba disana ada orang yang merusak," kata Zulkarnain.
Ia menegaskan akan mengusut tuntas kejadian itu. Zulkarnain meminta semua warga tenang dan mempercayakan pengungkapan kasus ini pada polisi.
"Belum tahu motifnya apa. Kami minta agara masyarakat mempercayakan kasus ini ke pihak kepolisian," kata dia.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad mengatakan gereja tersebut didirikan tahun 2000, sudah 18 tahun tidak ada masalah. Kemudian gereja ini direnovasi pada tahun 2017 dan minggu kemarin diresmikan.
"Suasana saat ini masih kondusif dan pelaku masih dalam pencarian. Pelaku sudah terindentifikasi tim K9 dan anjing pelacak dari Polda, dan saya harap pelaku segera menyerahkan diri," kata Gazali.
