Setelah Chicago, Pusat Kota Denver Diguncang Aksi Penembakan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. (Foto: Pixabay)

Teror penembakan kembali mengguncang Amerika Serikat, pada Senin (19/11) waktu setempat. Setelah Chicago, kali ini aksi penembakan terjadi di Denver.

Penembakan di Denver terjadi di salah satu pusat kota itu yang dikenal dengan LoDo atau Lower Dowtown. Kepolisian setempat menyebut, insiden itu menyebabkan satu orang tewas dan tiga orang terluka.

Pelaku penembakan hingga kini belum terungkap identitasnya dan masih berada dalam pelarian. Sementara tiga korban luka yang awalnya dinyatakan kritis mulai pulih.

Belum ada keterangan rinci yang bisa diungkap polisi mengenai penembakan tersebut. Kepolisian Denver hanya menyatakan, insiden itu berlangsung pada pukul 4 sore waktu setempat.

Menurut media Denver Post, seorang saksi mata mendengar ada belasan tembakan yang dilepaskan seorang pria bersenjata ke sekerumunan orang. Setelah menembak, pelaku kabur dengan mobil yang sudah menunggunya.

Korban penembakan diduga kuat adalah tuna wisma dan gelandangan yang berada di kota Denver. Juru bicara kepolisian Denver Doug Schepman menyebut, kejadian ini terus didalami oleh pihak kepolisian. Motifnya pun masih samar.

Petugas Polisi Chicago memantau area di luar Rumah Sakit Chicago Mercy di mana seorang pria bersenjata melakukan penembakan di Chicago. (Foto: AFP PHOTO/Kamil Krzaczynski)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Polisi Chicago memantau area di luar Rumah Sakit Chicago Mercy di mana seorang pria bersenjata melakukan penembakan di Chicago. (Foto: AFP PHOTO/Kamil Krzaczynski)

"Kami juga belum bisa memastikan apakah pelaku penembakan hanya seorang atau ada beberapa lainnya," ucap Schepman.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang terjadi dan kenapa bisa terjadi," sambung dia.

Penembakan di Denver hanya selang beberapa jam dari insiden Chicago. Penembakan di rumah sakit Chicago menewaskan empat orang termasuk pelaku sendiri.