• 0

Siti Aisyah Diperlakukan Istimewa di Penjara Malaysia

Siti Aisyah Diperlakukan Istimewa di Penjara Malaysia


Siti Aisyah

Siti Aisyah. (Foto: Royal Malaysia Police via Reuters)
Siti Aisyah, terdakwa pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam, di penjara Malaysia ternyata mendapatkan perlakuan istimewa, berbeda dengan tahanan kasus lainnya.
Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, menyebut selama ditahan pada Februari 2017 hingga jelang sidang putusan sela pada 16 Agustus mendatang, Siti ditempatkan di ruangan berbeda dengan tahanan lain.
"Siti Aisyah beruntung, dia mendapat fasilitas, kasus seperti ini biasanya tidak dapat apa pun, dia di tempatkan di ruangan sendiri," ujar Gooi dalam keterangannya, Rabu (11/7).
Gooi mengatakan, dalam kasus pembunuhan biasanya individu yang jadi terdakwa kamar tahanannya akan dicampur dengan yang lain. Namun hal ini tak berlaku bagi Siti Aisyah.

Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng

Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng. (Foto: Andreas gerry/kumparan)
"Dia mendapat fasilitas karena setiap orang memperhatikan kasus ini," kata Gooi.
"Jadi dia itu diperlakukan baik, kita kadang saat mengunjunginya membawakannya ayam goreng dan cola," sambung dia.
Terkait komunikasi, Gooi memastikan bahwa pihaknya sebagai pembela hukum rutin menjalin komunikasi dengan kliennya. Bahkan, Siti juga meyakini bahwa dirinya bisa bebas dari kasus ini.
"Kami rajin memeriksa kondisinya, dia dalam kondisi yang baik, dia mengerti kasusnya di juga yakin bisa terlepas dari kasus ini," tuturnya.
Siti Aisyah bersama wanita Vietnam Doan Thi Huong dituding membunuh Kim Jong-nam pada 13 Febuari lalu dengan racun saraf VX. Jika terbukti bersalah mereka akan mendapat hukuman maksimal eksekusi mati.
Meski sudah didakwa, Gooi meyakini kliennya akan bebas. Sebab, menurut Gooi bukti dalam kasus ini sangat lemah. Siti Aisyah dalam pembelaannya mengaku tidak tahu tindakannya bisa membunuh Kim, mengira dia disewa untuk acara televisi.
"Saya yakin Siti Aisyah akan dibebaskan," sebut Gooi

NewsInternasionalKim Jong NamSiti Aisyah

presentation
500

Baca Lainnya