kumparan
9 Agu 2019 18:54 WIB

Survei Cyrus: 4,8 Persen Warga Anggap FPI Bertentangan Pancasila

Bambang Soesatyo (kedua kanan) dalam rilis survei Cyrus Network. Foto: Dok. Bambang Soesatyo
Lembaga Survei Cyrus Network merilis hasil surveinya terkait dengan sejumlah ormas di Indonesia yang dianggap masyarakat bertentangan dengan Pancasila.
ADVERTISEMENT
Hasilnya, sebesar 4,8 persen masyarakat percaya ormas FPI bertentangan dengan Pancasila dan berada di urutan ke-4 setelah ISIS, HTI dan PKI.
"Ada sekitar 4,8 persen masyarakat menilai FPI bertentangan dengan Pancasila. Urutan pertama ada ISIS sekitar 10,8 persen, kedua HTI 10,5 persen, ketiga PKI 10,3 persen," kata Managing Director Cyrus Network, Eko Dafid di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Jumat (9/8).
Dia menjelaskan bahwa survei dilakukan tanpa menyebut sejumlah nama-nama ormas, hanya berdasarkan apa yang ada di pikiran para responden semata.
"Ini top of mind. Kita enggak beri pilihan ke publik. Tanpa kita sodorkan nama- nama lembaga ini," jelasnya.
Sementara itu, kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Syihab, menurut hasil survei Cyrus, sebesar 33, 3 persen masyarakat menginginkan pemerintah membantu kepulangannya ke Indonesia dan 15,1 persen masyarakat tak menyetujuinya.
ADVERTISEMENT
"Masyarakat yang setuju sekitar 33,3 persen, biasa saja sekitar 24,2 persen dan tidak setuju 15,1 persen," jelasnya.
Survei ini dilakukan pada tanggal 22 hingga28 Juli 2019 dengan melibatkan 1230 responden di 34 provinsi. Sementara, margin of errornya +/-3 persen.
Survei cyrus terkait ormas yang dianggap bertentangan Pancasila. Foto: Dok. Cyrus Network
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·