Surya Paloh: Parpol Sekarang Identik Mabuk Kekuasaan dan Rusak APBN

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)
zoom-in-whitePerbesar
Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh, melanjutkan konsolidasi politik di wilayah Indonesia Timur dalam rangka persiapan Pemilu 2019, di Sorong, Papua Barat.

Konsolidasi tersebut dihadiri total 33 bakal calon legislatif dari Partai NasDem yang akan bertarung di provinsi, kabupaten atau kota dan DPR RI. Kedatangan Surya Paloh itu disambut ribuan orang dengan tarian dan adat khas Papua.

Hadir Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Bentuni yang sekaligus Ketua DPD NasDem Bintuni, Petrus Kasio, Ketua DPD NasDem Raja Ampat Immanuel, dan Wali Kota Sorong Lambert Jitmau dan Wakilnya Hj Fahimah.

Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)
zoom-in-whitePerbesar
Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)

Dalam sambutannya, Surya Paloh mengutarakan kegelisahannya atas kondisi politik Tanah Air. Era reformasi yang mendorong demokrasi, justru membuat orang jadi berebut kekuasaan dan menghalalkan segala cara untuk menang.

"Coba lihat sekarang, parpol identik dengan mabuk kekuasaan, kumpulan mabuk kekuasaan, kelompok yang merusak APBN. Seakan tidak ada nilai dan hakikatnya. Padahal ini institusi resmi," kata Surya Paloh di Hotel Meridien, Sorong Papua Barat, Jumat (2/3).

Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)
zoom-in-whitePerbesar
Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)

Bos media itu menegaskan parpol adalah pilar demokrasi. Jika demokrasi ingin kuat, maka pilarnya harus kuat. Oleh karena itu, NasDem yang dia bangun ingin membawa perubahan itu. Mengubah cara pandang masyarakat terhadap parpol.

"Partai membuka kesadaran, tidak semua parpol menjadi mabok kekuasaan," terangnya.

Seperti Ketua Umum NasDem ini enggak mau jadi presiden, apalagi wakil presiden.

Surya Paloh melanjutkan, bahwa Partai NasDem akan menghormati politisi jujur. Ia mengharapkan para bacaleg dari Papua Barat mengedepankan kejujuran sesuai dengan gerakan perubahan yang digaungkan NasDem.

"NasDem mengajak harus menghormati orang yang terus terang, daripada yang munafik pura-pura suka sama kita. Kita perlu yang terus terang, itu adalah gerakan perubahan," tegasnya.

Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)
zoom-in-whitePerbesar
Surya Paloh di Papua (Foto: Dok. NasDem)