kumparan
22 Agu 2019 16:55 WIB

Tak Bisa Masuk DPP Golkar, AMPG Ancam Kerahkan Massa Lebih Banyak

Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Nofel Saleh (kedua kanan) berada di depan Kantor DPP Golkar. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Ratusan kader Anggota Muda Partai Golkar (AMPG) mengepung Kantor DPP Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat. Massa ini mendesak diizinkan masuk, untuk berdialog dengan jajaran pengurus DPP Golkar.
ADVERTISEMENT
Dialog yang diinginkan tersebut terkait polemik pelaksanaan Munas Golkar yang sejak lama mencuat. Kubu Bamsoet ingin Munas dipercepat, namun kubu Airlangga menolak.
Wakil Ketua AMPG Nofel Saleh Hilabi mengatakan, ia dan massa lainnya sengaja mendatangi DPP untuk mendesak agar pelaksanaan pleno (menuju Munas) dipercepat. Namun, mereka tak diizinkan oleh jajaran pengurus DPP Golkar.
“Tujuan hari ini kita ke mari, kita mau mendorong ketua umum melaksanakan pleno. Karena kita melihat DPP Partai Golkar yang kita ketahui diduduki oknum yang mengatasnamakan AMPG,” ungkap Nofel ditemui di lokasi, Kamis (22/8).
Di dalam kantor DPP Golkar memang sudah lebih dulu diduduki kelompok yang memakai seragam AMPG.
Pemuda berseragam AMPG di Kantor DPP Golkar. Foto: Dok. Istimewa
“Kami seluruh AMPG ingin masuk ke dalam, untuk bertemu dengan ketua umum dan sekjen untuk membicarakan hal yang tidak pernah dilaksanakan oleh ketua umum. Yaitu rapat pleno yang semestinya dilaksanakan 2 bulan 1 kali minimal. Sekarang sudah 8 bulan, tidak pernah dilaksanakan sekalipun,” imbuhnya lagi.
Sejumlah massa Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) memenuhi areal depan Kantor DPP Golkar. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Nofel melanjutkan, ia bersama pembina pleno telah berulang kali melayangkan surat untuk menanyai ihwal pleno. Namun surat tersebut tak kunjung mendapat jawaban.
ADVERTISEMENT
Lebih lagi, kata Nofel, bukannya klarifikasi terkait pleno yang didapat, malah Kantor DPP Golkar diduduki oleh oknum yang menurutnya bukan bagian dari AMPG.
“Kita kaget, makanya kita mau datang ke sini, kok rumah kami diduduki orang yang tidak dikenal. Begitu kami masuk kok kami dihadang, ada apa ini. Kami ini pengurus yang sah dan ada di SK Kumham, jadi ada apa dengan ketua umum? Saya bisa memastikan yang di dalam tidak jelas,” tuturnya.
Dalam beberapa hari terakhir, kantor DPP Golkar diduduki oleh sekelompok orang berbaju loreng khas AMPG.
Massa yang dibawa Nofel di depan DPP Golkar, dikawal oleh puluhan personil polisi. Massa berkumpul dengan membawa spanduk berisi tuntutan agar pleno segera dilaksanakan.
ADVERTISEMENT
Berkumpulnya massa di depan Kantor DPP kali ini diduga berkaitan langsung dengan polemik kubu Airlangga Hartarto dengan Kubu Bambang Soesatyo terkait pelaksanaan Munas Golkar.
Kubu Bamsoet diketahui mendesak agar Munas segera dilaksanakan. Namun, kubu Airlangga tak menggubris, bersikukuh untuk melaksanakan Munas akhir tahun ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·