kumparan
18 Agu 2019 16:25 WIB

Tanggapan Ustaz Somad Soal Salib yang Dilaporkan ke Polda NTT

Dai Ustad Abdul Somad Foto: ANTARA FOTO/Feny Selly
Ustaz Abdul Somad (UAS) sudah tahu dirinya dilaporkan ke Polda NTT terkait ceramah dia mengenai salib dan patung. Ustaz Somad memberikan respons dan penjelasan soal ceramah yang dia lakukan itu.
ADVERTISEMENT
kumparan sudah mencoba mengontak Ustaz Somad namun belum ada respons. Tapi dalam ceramah dia pada Sabtu (17/8) malam di salah satu masjid di Simpang Kelayang, Riau, Ustaz Somad memberi penjelasan soal kasusnya itu. kumparan mengutip pernyataan Ustaz Somad dari unggahan YouTube channel di FSRMM TV pada Minggu (18/8).
"Saya sudah dilaporkan ke Polda NTT karena dianggap penistaan agama," kata Ustaz Somad di depan jemaah.
Ustaz Somad kemudian memberikan 3 penjelasan, yakni:
  1. Itu saya menjawab pertanyaan, bukan saya membuat-membuat untuk merusak hubungan (Ustaz Somad menjawab pertanyaan salah satu jemaah Masjid dalam sesi tanya jawab kala itu)
  2. Pengajian di dalam masjid tertutup, bukan di stadion, bukan di lapangan sepak bola, bukan di TV, tapi untuk interen umat Islam menjelaskan pertanyaan tentang patung dan kedudukan Nabi Isa alaihissalam untuk orang Islam dalam Quran dan sunnah nabi
ADVERTISEMENT
  1. Pengajian itu 3 tahun yang lalu, sudah lama di kajian subuh di Masjid An-Nur Pekanbaru, karena saya rutin pengajian di sana. 1 Jam pengajian diteruskan tanya jawab, tanya jawab. Kenapa diviralkan, kenapa dituntut sekarang?
Ustaz Somad kemudian menegaskan, dia tak takut karena laporan polisi ini karena dia merasa tak salah.
"Sekarang, saya serahkan pada Allah SWT, sebagai warga negara yang baik saya tak akan lari, saya tak akan mengadu, saya tidak akan takut, saya tidak merasa salah. Saya tidak ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa," tutup dia.
Video
Sebelumnya dua organisasi massa Katolik di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, yakni Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Mapolres Sikka pada Sabtu sore (17/8).
ADVERTISEMENT
Penyebabnya, diduga karena UAS telah menistakan salib dan patung yang merupakan simbol agama Katolik dan Kristen Protestan dalam ceramahnya. Adapun, video ceramah UAS kini tersebar luas di media sosial.
Pantuan florespedia, puluhan anggota Forkoma PMKRI dan PMKRI Cabang Maumere mendatangi Mapolres Sikka dan menyampaikan laporan polisi di bagian SPKT. Selain memasukkan laporan tertulis, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI, Filipus Kako Pati, juga membacakan alasan pihaknya melaporkan Ustaz Abdul Somad.
Filipus Kako Pati mengatakan, konten tausiyah Ustaz Abdul Somad yang diunggah di akun instagram @kajianustadzsomad itu memuat poin penistaan terhadap agama Kristen karena dianggap menghina simbol keselamatan umat nasrani, yaitu patung dan salib.
Dalam video tersebut, UAS dinilai berulang kali menyampaikan penghujatan terhadap simbol salib dengan menyatakan di dalam salib terdapat jin kafir yang bersemayam. Oleh karena itu, DPC PMKRI Cabang Maumere dan Forkoma PMKRI melaporkan Ustaz Abdul Somad ke Polres Sikka.
ADVERTISEMENT
Namun, laporan itu belum diterima oleh polisi. Hal itu terlihat dari belum adanya nomor LP yang diterbitkan polisi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·