Tentara Pembelot dari Korut Ternyata Anak Jenderal

Seorang tentara Korea Utara yang membelot ke Korea Selatan tahun lalu ternyata anak Jenderal. Kabar tersebut diungkap oleh media Jepang.
Pelarian Oh Chong-song pada 2017 menjadi sorotan dunia. Sebab, dia melintasi desa Panmunjom yang merupakan wilayah demiliterisasi sembari ditembaki oleh Tentara Korut yang mengejarnya.
Pelarian Oh membuat Korut naik pitam. Ketika itu militer Korut langsung mengganti seluruh pasukan perbatasan dan memperketat keamanan di titik tersebut.
Diungkap media Jepang Sankei Shimbun, Oh adalah anak seorang Mayor Jenderal ternama di Korut. Tidak diungkapkan siapa jenderal tersebut.

Namun, Oh memilih kabur karena tidak loyal terhadap kepemimpinan Kim Jong-un.
"Di dalam Korut, rakyatnya terutama generasi muda merasa berbeda dari yang lain, terutama soal pandangan politik, dan pemimpin mereka, jadi tak ada loyalitas pada mereka," sebut laporan media Jepang Sankei Shimbun.
Sankei Shimbun menyatakan, mereka telah mewawancarai Oh secara pribadi. Meski demikian saat diwawancarai Oh tak mau mengungkapkan wajahnya.
Sankei Shimbun meyakini orang yang diwawancarai adalah Oh dikarenakan mereka telah mendapat konfirmasi dari intelijen Jepang.
Dari wawancaranya dengan Sankei Shimbun, Oh mengatakan dirinya dan kebanyakan pemuda di Korut tak peduli dengan aturan yang dibuat Kim.
"Sebanyak 80 persen generasi saya tak peduli dan tak punya kesetiaan," sebut Oh.
"Wajar mereka tak berminat dengan kesetiaan, karena mereka (pemerintah) tak mampu lagi memberi rakyat makan," sambung dia.

Oh mengungkap, aksi nekatnya menerobos zona demiliterisasi dilakukan saat mabuk. Ia memutuskan untuk terus berjalan sampai ke perbatasan Korsel dikarenakan jika dia kembali maka tentara Korut siap menembaknya hingga mati.
"Saya khawatir akan dieksekusi jika kembali, akhirnya saya memilih menerobos perbatasan Korsel," pungkas dia.
