Tertimpa Bangunan Masjid Saat Gempa, Bibi Zohri Masih Belum Dievakuasi

Malam itu (5/8) warga Desa Pemenang, Lombok Utara sibuk sendiri menyelamatkan diri setelah gempa 7 M mengguncang. Termasuk pula keluarga juara dunia junior lari 100, Lalu Muhammad Zohri yang tinggal di sana. Mereka segera bergegas meninggalkan rumah yang lantainya mulai pecah digetarkan gempa.
Kakak tertua Zohri, Baiq fazilah, lari meninggalkan rumahnya menuju tempat pengungsian di Karang Subagan. Meski begitu, Fazilah mengaku ada satu keluarganya, yaitu sang bibi, yang tertinggal saat upaya penyelamatan diri.

Kala itu, sang bibi sedang pengajian di masjid Jami'ul Jama'ah yang berada sekitar 200 meter dari rumahnya. Masjid tersebut hancur berantakan diguncang gempa.
"Masjid kita itu sudah jadi tanah. Malahan bibi saya di sana belum diselamatkan masih hidup atau tidak saya enggak tahu," cerita Baiq Fazilah, saat dihubungi kumparan, Selasa (7/8).
Hingga saat ini, Fazilah belum kembali ke rumahnya lagi. Dia masih harus tinggal di tempat pengungsian. Menurut Fazilah, di sana dia dan masyarakat yang mengungsi sudah merasa aman.
Akan tetapi, menurut Fazilah bantuan makanan untuk para pengungsi tidaklah cukup.
"Kita aman. Sudah baik-baik saja. Kita di sini bersama keluarga sudah aman, cuma makanan kurang di sini. Makanan saja," ungkap Fazilah.

Kabar gempa yang dialami oleh keluarga sudah Fazilah sampaikan kepada Zohri yang kini tengah berada di Jakarta. Untuk saat ini, Zohri akan tetap fokus menyongsong Asian Games yang tinggal menghitung hari. Pemuda 18 tahun itu akan turun di nomor estafet 4 x100 meter.
---
Untuk membantu meringankan duka para warga Lombok dan sekitarnya, kumparan menggalang donasi online melalui platform kitabisa. Donasi tersebut nantinya akan disalurkan kepada pengungsi di Lombok dan sekitarnya.
Jika Anda tergerak untuk membantu, dapat menyalurkannya di sini.
