kumparan
15 Mar 2019 22:52 WIB

Titiek Soeharto: Jokowi Harus Cuti, Tak Usah Akal-akalan

Dewan pengarah BPN Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) di Acara Konsolidasi Jurkamnas Prabowo-Sandi, Jumat (15/3). Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
Cuti Jokowi sebagai capres kembali dipersoalan kubu Prabowo-Sandi. Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siti Hediati atau Titiek Soeharto menilai seharusnya Jokowi cuti karena kini berstatus sebagai capres.
ADVERTISEMENT
"Katakanlah presiden, kalau dia sudah menjadi kontestan dia (Jokowi) harus melepaskan dong, dia harus cuti, enggak usah akal akalan. It's not fair gitu ya," kata Titiek di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3)
Titiek berpandangan sejak awal pasangan petahana Jokowi sudah tidak adil sebab tak ingin melepaskan jabatannya sebagai presiden padahal kini sebagai capres
"Tapi ya sudah, sebetulnya itu merugikan beliau sendiri. Karena ini rakyat akan menilai," tuturnya.
Anak Presiden kedua RI ini menyerukan agar pilpres kali ini harus berjalan jujur dan adil.
"Baik untuk para penyelenggaranya juga untuk pesertanya juga untuk rakyatnya," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya itu.
Lebih jauh, mantan istri Prabowo itu meyakini kunjungan Prabowo ke berbagai daerah selalu mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat. Oleh karena itu, ia optimistis Prabowo-Sandi akan menang pada 17 April mendatang.
ADVERTISEMENT
"Kemenangan sudah di depan mata tapi kita tetap harus berdoa berusaha dan saya rasa kalau kita kampanye, harus kampanye yang santun ya, enggak usah kita jelek jelekin sana. Terserah mereka mau jelekkin kita yang penting kita santun," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan