kumparan
15 Feb 2019 15:50 WIB

TNI-Polri Kerahkan 2.000 Personel untuk Kawal Debat Capres

Debat capres jilid dua nanti hanya diikuti oleh kedua kandidat capres, Jokowi dan Prabowo Subianto. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Tinggal menghitung hari debat capres jilid kedua akan berlangsung yaitu Minggu, 17 Februari 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta. Debat kali ini hanya akan diikuti oleh kedua kandidat capres yakni Jokowi dan Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
Tim jajaran TNI-Polri pun siap membantu mengamankan debat capres putaran kedua mendatang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan ada sekitar 2.000 personel gabungan yang diturunkan di waktu tersebut.
"Untuk debat capres putaran II yang dihelat di Hotel Sultan, disiapkan 2.000 personel gabungan yang pengamanannya difokuskan di ring satu lokasi debat itu sendiri," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/2).
Konsep pengamanannya sendiri akan terbagi ke dalam tiga fase atau tiga ring. Di mana ring satu diisi oleh pengamanan dari Paspampres, ring kedua ditempati TNI-Polri dan ring ketiga diisi oleh Polri untuk mengatur jalannya keluar masuk kendaraan menuju lokasi debat capres.
Argo juga mengungkapkan soal kemungkinan adanya penutupan atau pengalihan arus lalu lintas. Namun kondisi tersebut masih tentatif melihat situasi dan perkembangan lalu lintas yang terjadi nanti.
ADVERTISEMENT
"Ditlantas Polda Metro akan melihat kondisi dan jumlah kendaraan yang lewat, tentu nanti akan melakukan diskresi. Apakah nanti ada pengalihan arus atau buka tutup atau nanti melewati jalur Transjakarta, itu nanti diskresi yang dilakukan Ditlantas Polda Metro," lanjut Argo.
Debat capres nanti juga diprediksi akan lebih rileks dan santai. KPU berencana mengubah konsep debat agar kesan serius dan formal tak lagi muncul seperti debat perdana dengan membebaskan kedua kandidat menyampaikan visi-misinya sambil berdiri atau duduk di sofa yang disediakan.
Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan