Trotoar Menuju Stasiun MRT Lebak Bulus Bau Pesing

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalur pejalan kaki di Stasiun MRT Lebak Bulus. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jalur pejalan kaki di Stasiun MRT Lebak Bulus. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Jalur pejalan kaki di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus tercemar bau pesing. Bau tidak sedap itu menyeruak di sebagian trotoar sisi utara menuju sisi barat, yang merupakan akses dari dan ke stasiun MRT.

Pantauan kumparan, banyak masyarakat yang melewati jalur itu dengan menutup hidung. “Bau pesing. Jelas mengganggu sekali,” kata salah seorang pejalan ketika ditanyai, Rabu (14/8).

Bau pesing itu menandakan adanya aktivitas para oknum yang kencing sembarangan di sekitar stasiun. Namun, belum dapat dipastikan, oknum mana saja yang berada di balik soal tersebut.

Jalur pejalan kaki di Stasiun MRT Lebak Bulus. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Salah seorang petugas loket armada Damri di sekitar lokasi menyebut, bau tersebut memang sudah lama ada. Ia menyebut sopir-sopir angkot dan taksilah yang sering mengencingi jalur orang ramai tersebut.

“Sopir-sopir taksi ama angkot noh. Malam-malam kalau ke sini, bisa lihat itu. Kalau sopir Damri enggak, paling mereka bawa botol,” ucap sang petugas yang enggan disebutkan namanya.

Pejalan kaki di trotoar Stasiun MRT Lebak Bulus menutup hidungnya karena bau pesing yang cukup menyengat Foto: Andesta Herli/kumparan

Di sepanjang jalur pejalan kaki itu, memang terlihat angkot-angkot dari berbagai jurusan serta taksi tengah mangkal menunggu penumpang. Beberapa unit bus Damri juga terlihat berhenti dalam waktu lama, menunggu penumpang.

Saat ini, belum terlihat adanya tindakan tegas dari pihak terkait untuk menangani persoalan bau tersebut.

kumparan mencoba menanyai petugas Halte Transjakarta yang berada dekat dengan lokasi bau, serta petugas keamanan Stasiun MRT Lebak Bulus. Keduanya menyebut jalur itu berada di luar tupoksi mereka.