Unjuk Rasa di DPR, Anak STM Orasi Mempersoalkan Pemindahan Ibu Kota

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bentrokan Anggota polisi dengan sejumlah siswa sekolah menengah atas di kawasan Palmerah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bentrokan Anggota polisi dengan sejumlah siswa sekolah menengah atas di kawasan Palmerah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Unjuk rasa siswa STM di belakang Gedung DPR diikuti ratusan orang. Mereka berteriak 'hidup rakyat' dan riuh bertepuk tangan.

Bendera Merah Putih juga dikibarkan siswa STM ini, Rabu (25/9) sore. Seorang siswa yang memakai sweater bertuliskan STM PGRI Serpong, Tangsel, sambil berorasi dia berbicara soal pemindahan ibu kota.

"Apakah dengan pemindahan ibu kota negara ini akan maju?" kata pria itu dengan berapi-api.

"Kita tahu lahan di Kalimantan luas, apakah itu akan dikuasai asing?" kata dia lagi.

collection embed figure

"Bagaimana negara ini akan maju, merdekaaa!" teriak dia.

Teman-teman yang berada di sekeliling dia kemudian bertepuk tangan. Beberapa di antara mereka telah menorehkan odol di wajah mereka.

video youtube embed

Aksi anak STM ini masih berlangsung. Mereka diketahui turun dari kereta di Stasiun Palmerah, kemudian bergerak bersamaan menuju gedung DPR.

Hingga sore pukul 15.45 WIB, unjuk rasa anak STM masih berlangsung.

Beberapa jam sebelumnya, polisi telah membubarkan aksi demonstrasi anak STM di gedung DPR. Namun, kemudian datang lagi rombongan yang lain.

kumparan post embed