Waketum: Gerindra Kemungkinan Gabung Koalisi, Tapi Tergantung Jokowi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono hadir di demo pendukung 02 di depan Bawaslu RI. Foto: Lutfa Darmawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono hadir di demo pendukung 02 di depan Bawaslu RI. Foto: Lutfa Darmawan/kumparan

Gerindra membuka diri untuk bergabung dalam koalisi Joko Widodo, setelah Prabowo Subianto selaku ketua umum, mengadakan sejumlah pertemuan penting. Waketum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, kini partainya menunggu keputusan Jokowi terkait kemungkinan Gerindra bergabung.

"Saya berani menyampaikan terbuka, kemungkinan Partai Gerindra bergabung di dalam pemerintahan. Tetapi itu juga sangat tergantung dari apakah Pak Jokowi sebagai presiden merasa perlu mengajak partai-partai di luar koalisinya mau menyelesaikan masalah, bersama-sama," ucap Ferry di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).

Prabowo sebelumnya telah bertemu Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun Ferry menegaskan, dalam pertemuan dengan keduanya, Prabowo tak meminta jabatan tertentu. Partainya hanya menyampaikan siap membantu apabila diperlukan.

"Sikap Gerindra tidak akan pernah minta jabatan. Prabowo akan membantu jika diperlukan, tidak mungkin Prabowo menyampaikan sesuatu yang jadi ranahnya Pak Jokowi selaku presiden, karena soal kursi menteri itu hak prerogatif presiden," ujarnya," ucap dia.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo saat makan siang bersama di fX Sudirman, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7). Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Ferry mengatakan, Gerindra tak merasa khawatir elektabilitas partai akan menurun jika bergabung dengan koalisi Jokowi. Ia yakin suara Gerindra akan terus meningkat meski berada di dalam ataupun luar pemerintahan.

"Insyaallah enggak (turun elektabilitas). Gerindra sejak berdiri sampai sekarang trennya naik. Gerindra juga menjadi partai perolehan terbesar nomor dua (dan) akan terus meningkat baik di dalam dan luar pemerintahan," tutur dia.

Sebelum bergabung, Ferry ingin Prabowo dan Jokowi kembali bertemu untuk membicarakan program pemerintah lima tahun ke depan. Dalam pertemuan lanjutan itu, diharapakan kedua tokoh bangsa itu memiliki pandangan yang sama.

"Harusnya ada pertemuan lagi karena bukan hanya ke Jokowi, tapi juga dengan tokoh parpol yang lain. Ada baiknya bisa dilanjutkan bertemu Jokowi agar proses rekonsiliasi juga makin bagus dan bisa diterima oleh semua pihak. Ini kan kerangka dasarnya sedang diletakan," tutur Ferry.

"Kalau program, sharing program, ide, gagasan, itu penting untuk dibicarakan. Kalau sharing ide dan gagasan enggak ketemu, pasti enggak akan dilanjutkan pembicaraanya kepada sharing power," pungkasnya.