Wiranto: Soenarko Ditangkap Terkait Senjata Gelap dari Aceh

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers seusai rapat koordinasi khusus . Foto: ANTARA FOTO/Renald Ghifari
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers seusai rapat koordinasi khusus . Foto: ANTARA FOTO/Renald Ghifari

Menko Polhukam Wiranto menanggapi penangkapan mantan Danjen Kopassus Mayjen Purnawirawan Soenarko yang diduga terlibat makar. Wiranto menjelaskan sejumlah alasan penangkapan Soenarko.

Pertama, Soenarko ditangkap karena pernyataannya yang dianggap membahayakan. Kedua, Soenarko diduga terlibat dalam penyelundupan senjata gelap dari Aceh.

"Berkaitan dengan ucapan-ucapan beliau juga pada saat ada penjelasan kepada anak buahnya yang terekam dan diviralkan. Lalu juga ada keterkaitan dengan adanya senjata gelap yang dari Aceh," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Wiranto menjelaskan, senjata tersebut diduga akan digunakan Soenarko untuk tujuan tertentu dan melanggar hukum. Namun, Wiranto enggan merinci tujuan apa yang dimaksud.

"Itulah yang sekarang sedang disidik kepolisian, kita tunggu saja hasilnya," jelas dia.

Mantan Ketum Hanura ini mengatakan, penangkapan Soenarko merupakan bukti bahwa aparat tidak pandang bulu menindak siapa pun yang melanggar hukum. Ia pun meminta agar penangkapan Soenarko tak serta merta dikaitkan dengan politik.

"Jangan dikaitkan dengan politik, dikaitkan pilpres, dengan pemilu. Siapa pun yang melanggar hukum, ada hukum yang kita tegakkan. Aparat penegak hukum pasti menindak tegas," tutup dia.