Angka Pemesanan Mitsubishi Xpander Sudah Tembus 100 Ribu Unit

kumparanOTOverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mitsubishi Xpander di pameran GIIAS 2018, ICE, BSD, Tangerang, Jumat (3/8). (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Xpander di pameran GIIAS 2018, ICE, BSD, Tangerang, Jumat (3/8). (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Mitsubishi sukses merebut perhatian publik Tanah Air lewat kehadiran Xpander. Model yang dikenalkan pertama kali pada pertengahan tahun 2017 itu pun lambat laun mulai menunjukkan tajinya dengan mencatat pemesanan 100 ribu unit Xpander hingga akhir September 2018.

Hanya saja berdasarkan data wholesales Gaikindo, baru 67.771 unit yang terkirim dari pabrik ke diler dari September 2017 hingga Agustus 2018. Meski begitu, torehan ini diakui CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Osamu Masuko, melampaui ekspektasinya.

"Saat diluncurkan di GIIAS 2017, awalnya saya bingung tentang target penjulan Xpander, ternyata setelah peluncuran, permintaan Xpander begitu agresif dan di luar ekspektasi. Sampai sekarang pemesanannya sudah lebih dari 100 ribu unit," ucapnya saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (3/10).

Masuko bercerita, rencana awalnya Xpander ditargetkan bisa berlayar ke beberapa negara tujuan ekspor pada awal tahun 2018. Hanya saja seiring dengan permintaan dalam negeri yang cukup tinggi, dan ditandai dengan waktu inden yang mencapai 4 bulan, memaksa pabrikan menahan ekspor serta meningkatkan produksinya demi memenuhi kebutuhan domestik.

Mitsubishi Xpander (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Xpander (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

"Kami luncurkan Xpander tahun lalu, kami sangat senang penjualannya melebihi ekspektasi. Kami juga mulai ekspor pada bulan April yang sebelumnya bulan Januari. Konsumen Indonesia sangat menginginkan Xpander, maka kami putuskan tunda (ekspor). Padahal Filipina sangat menginginkan model ini, Thailand juga, tetapi akan marah kalau kami tidak menyuplai pasar Indonesia, untuk itu kami putuskan tingkatkan kapasitas produksinya" tambahnya.

Ekspor perdana Mitsubishi Xpander. (Foto: Antara/Aprilio Akbar)
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor perdana Mitsubishi Xpander. (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Guna memenuhi pemesanan domestik dan luar negeri, Mitsubishi meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan dari sebelumnya 160 ribu unit menjadi 220 ribu unit pada tahun fiskal 2020. Khusus Xpander, produksinya juga meningkat dari 115 ribu menjadi 160 ribu unit, yang mana kapasitas ekspornya juga ditingkatkan dari 30 ribu menjadi 50 ribu unit per tahun.

Perakitan Xpander (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Perakitan Xpander (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Pada kesempatan yang sama, Masuko juga mengakui bahwa Indonesia menjadi pemegang pasar terbesar secara global karena Xpander.

"Berdasarkan penjualan global Mitsubishi, Indonesia menjadi nomor satu penjualan Mitsubishi di seluruh dunia dari tahun fiskal 2018, kedua China, dan Amerika. Jepang menjadi nomor 4. Jadi Indonesia jelas jadi market dan production hub paling penting untuk Mitsubishi Motors di dunia," imbuhnya.