Pencarian populer

Cara Mudah Cegah Karat di Kolong Mobil

Ilustrasi Pelapisan Anti Karat pada Kolong Mobil (Foto: dok. Motorbeam)

Mobil baru yang dibeli dari diler sesungguhnya tidak terbebas dari karat, khususnya bagian kolong mobil. Padahal sebelum dijual ke konsumen, baik sasis maupun body mobil sudah dilapisi anti karat pada tahap perakitan mobil di pabriknya.

Seperti dijelaskan Alphany Septan, Marketing Communication PT Terang Parts Indonesia (Protera), karat mobil yang muncul khususnya di kolong mobil dapat timbul karena benturan kerikil atau batu pada permukaan kolong mobil, sehingga menyebabkan 'luka' yang terbuka dan akibatnya lama kelamaan terjadi karat.

"Iya jadi banyak luka di kolong mobil yang kalau didiamkan justru jadi karat, nah itu bisa menular juga sebenarnya, pas lukanya itu terbuka, kan air masuk tuh nah dari situ airnya nyebar dan bikin karat akhirnya," jelas Alphany saat kumparanOTO menyambangi booth-nya yang berlokasi di hall D3 khusus prefunction JIExpo Kemayoran, dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

"Itu biasanya di kolong mobil di sasisnya, kap mesin, sama panel pintu karatnya pasti ada," Alphany menambahkan.

Menurutnya lagi, mobil-mobil yang terparkir di diler justru berpotensi memiliki karat yang berlebih di kolongnya. Hal ini disebabkan karena mobil tersebut biasanya terparkir pada lahan yang terbuka, sehingga panas matahari maupun air hujan terus menerus menyentuh permukaan mobil.

"Justru stok mobil yang lagi terparkir itu yang berpotensi berkarat, karena kan dijemur terik matahari, hujan-hujanan juga, apalagi air hujan itu zat asamnya yang paling berbahaya penyebab karat lama kelamaan nempel itu ngikis cat akhirnya bikin karat. Dampaknya kalo enggak diurus bisa bikin bolong lho," ujarnya.

Meski begitu, menurutnya sudah banyak masyarakat yang memahami persoalan tersebut, sehingga memilih untuk melapisi mobil kesayangannya dengan cairan anti karat yang banyak disediakan di pasaran untuk memberikan proteksi yang lebih.

Ilustrasi Karat pada Kolong Mobil (Foto: dok. Civicx)

Adapun, workshop-nya yang beralamatkan di Jalan Arteri Kedoya Raya (Jl. Panjang) No. 48 Jakarta Barat, kerap kali didatangi pelanggan yang memiliki mobil baru atau mobil yang sudah lama dipakai untuk melapisi mobilnya dengan anti karat.

Urusan biaya, pelapisan anti karat besutan Protera dibanderol mulai dari Rp 2-3 juta tergantung ukuran mobil dan kesulitan (celah-celah). Sedangkan lama pengerjaan memakan waktu 3-4 jam untuk mobil baru, dan 2 hari untuk mobil yang sudah dipakai karena harus merontokkan karatnya terlebih dahulu dengan cairan khusus sebelum disemprot dengan anti karat. Khusus gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, Protera memberikan potongan harga hingga 20 persen untuk setiap pembelian paket proteksi.

Setelah itu apakah ada cara perawatan agar anti karat awet menempel di mobil?

Jawabannya tidak. Alphany menegaskan, apabila sudah dilapisi anti karat, tidak ada perlakuan khusus untuk menjaga anti karatnya tetap awet.

"Enggak ada kok, mobil mau dicuci steam, lewat banjir atau panas-panasan enggak masalah. Soalya kan cairan anti karatnya itu langsung mengikat ke permukaan mobil, dan emang gunanya kan buat pencegahan karat. Jadi cepat kering juga kok setelah disemprot, mobil bisa langsung dipakai," tutur Alphany.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36