Catatan Kami Setelah Mencoba New Daihatsu Sigra

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
New Daihatsu Sigra sedang diuji di jalanan menanjak. Foto: Daihatsu
zoom-in-whitePerbesar
New Daihatsu Sigra sedang diuji di jalanan menanjak. Foto: Daihatsu

Setelah memperkenalkan Sigra facelift dengan tampilan lebih segar pada 16 September 2019 lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengajak untuk menguji performa, dan kenyamanan produk anyarnya tersebut.

Lokasi yang dipilih adalah Kota Bandung, yang akhir-akhirnya ini menyandang gelar kota dengan tingkat kemacetan tinggi berdasarkan survei Asian Development Bank (ADB).

PT ADM menyediakan unit test drive sebanyak 10 unit dengan rincian 5 transmisi otomatik dan sisanya transmisi manual. Memulai perjalanan dari Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat, saya mendapatkan kesempatan untuk menjajal Sigra anyar dengan transmisi otomatik terlebih dahulu.

Beberapa unit test New Daihatsu Sigra terjebak macet di jalan Raya Utama Kota Bandug, Jawa Barat. Foto: Daihatsu

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Cikole, Lembang tepatnya di wisata Orchid Forest. Namun, sebelum itu new Sigra coba diajak berkeliling terlebih dulu di sekitaran Kota Kembang. Di sana saya pun disambut oleh situasi jalanan yang padat cenderung macet.

Namun itu tak begitu jadi kendala, karena kebetulan mendapat unit dengan transmisi otomatik. Apalagi, bodi mobil yang kompak memudahkan saya untuk urusan selap-selip.

Mengejar waktu, rombongan akhirnya menggunakan jalan alternatif menuju tujuan pertama. Medan jalannya cukup menantang, didominasi dengan jalanan menanjak, menurun dan berkelok, selain itu lebar jalan alternatif pun tak terlalu besar. Disini ketangguhan Sigra benar-benar diuji.

Performa dan kenyamanan

New Daihatsu Sigra melewati jalan alternatif yang sempit. Foto: Daihatsu

Masih menggunakan mesin lama yakni 1,2 liter, 3NR-VE DOHC Dual VVT-i, 4-silinder, Sigra tak mengalami masalah berarti. Tenaganya yang mencapai 86 daya kuda (dk) pada 6.000 rpm cukup bisa diandalkan, meskipun mobil diisi empat orang dewasa.

Hanya saja ada catatannya. Pengemudi perlu pintar mengatur gas dan jeli memperhitungkan momentum, karena unit yang digunakan bertransmisi otomatis.

Beberapa unit test New Daihatsu Sigra memasuki tempat wisata Orchid Forest, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Foto: Daihatsu

Nah bicara soal kenyamanan saat berkendara, saya kategorikan cukup nyaman. Hanya saja untuk busa pada jok pengemudi dan penumpang, seharusnya bisa dibuat lebih tebal dan empuk.

Selain itu, guyuran air hujan yang turun menghantam atap mobil, suaranya masih sedikit mengganggu ruang kabin. Meski begitu, kekedapan kabin mobil saya nilai cukup, suara noise bisa diredam walaupun masih belum sempurna.

Sensasi berkendara

Posisi mengemudi di New Daihatsu Sigra. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Menyoal posisi berkendara, Sigra terbilang ergonomis, walaupun setir tak bisa disetel --tilt dan teleskopik, tangan dan tubuh mudah menyesuaikan, dan tak membuat pegal.

Begitu juga dengan ruang pergerakan bagian kaki yang luas, sehingga gejala lutut terbentur dengan dashboard tak terjadi.

Menariknya, ada sensasi baru ketika mengendarai mobil LCGC ini, lantaran saat ini sudah punya kamera parkir dan retractable mirror.

Fitur tersebut sangat membantu ketika parkir mundur atau menghadapi situasi jalan sempit.

Pada ubahan Sigra baru ini, Daihatsu menyebut ada revisi dibagian suspensi. Situasi jalanan alternatif yang tak begitu mulus, kenyamanan suspensinya benar di uji di sini.

Benar saja, suspensi Sigra yang sekarang dibuat memiliki karakter medium --antara empuk dan keras. Alhasil, saya tak mendapati gejala sakit pinggang, atau merasakan hentakan yang berlebih.

Fitur

Layout interior New Daihatsu Sigra Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Untuk fitur hiburan, sekarang New Daihatsu Sigra sudah disematkan 2-DIN touchscreen, dengan kualitas audio yang cukup baik. Tak berkendara pada siang hari saja, peserta pun coba diajak berkendara pada malam hari. Lampu depan yang kini menggunakan teknologi LED bekerja dengan baik di jalanan yang minim penerangan.

Peserta test drive New Daihatsu Sigra memasuki hotel penginapan. Foto: Daihatsu

Esok harinya, saya berkesempatan menggunakan Sigra dengan transmisi manual. Kali ini tak menghadapi situasi jalanan menanjak dan menurun, tapi dihadapkan dengan situasi jalanan yang macet.

Nah, untuk karakter kopling bisa dibilang enteng, sehingga cukup nyaman ketika berkendara di tengah kemacetan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bodinya yang tak terlalu besar memudahkan saya untuk bermanuver.

Berikut rangkuman ubahan di new Daihatsu Sigra:

Eksterior

  • Grille

  • Bumper depan

  • Rear garnish

  • Laci di bawah jok penumpang depan (R A/T dan Deluxe)

  • Aksen krom pintu bagasi (R dan R Deluxe)

  • Lampu depan LED (khusus tipe M ke atas)

  • Lampu belakang smoke (khusus tipe X ke atas)

  • Velg dual-tone 14 inci (tipe R dan R Deluxe)

  • Mudguard di keempat roda

Interior

  • 2 DIN touchscreen audio (R dan R Deluxe)

  • Desain interior two tone (dark & light grey)

  • Knob AC tengah berubah

Fitur

  • Retractable side mirror (R dan R Deluxe)

  • Sensor sonar parkir belakang (tipe M ke atas)

  • Kamera parkir belakang (R dan R Deluxe)

  • Sonar depan (R dan R Deluxe)

Soal harga, khusus Sigra yang saya pakai adalah varian 1,2 R Deluxe A/T dibanderol Rp 156,750 juta dan 1,2 R Deluxe M/T dilego Rp 143,950 juta. Sebagai informasi, untuk varian 1.0 liter M/T tak mengalami kenaikan harga, sementara setelahnya new Daihatsu Sigra mengalami kenaikan harga mulai dari Rp 1,5-2 juta.