Pencarian populer

Penyebab Timbulnya Jamur di Bodi Mobil dan Cara Mencegahnya

Lamborghini Aventador S Roadster di IIMS (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Bodi mobil kinclong dan kaca bebas jamur menjadi idaman para pemilik kendaraan. Namun, kondisi cuaca membuat kita, termasuk kamu terkadang luput merawat tampilan eksterior, bahkan untuk sekadar mencuci.

"Karakter orang Indonesia yang malas mencuci mobil, apalagi yang tinggal di apartemen membuka peluang timbulnya spot jamur pada bodi mobil," kata CEO Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian, saat ditemui dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dia menambahkan, bodi kendaraan yang sebenarnya sudah dilapisi cat masih memiliki pori-pori yang membuka peluang timbulnya jamur. "Kalau ini tidak ditutup akan timbul jamur," katanya.

Selain mencuci, cara lain untuk mencegah atau membasmi jamur juga dengan menggunakan jasa poles yang umumnya memakai cairan wax atau coating menggunakan nano ceramic.

Selain dua bahan itu, Topcoat menawarkan coating berbahan sapphire serum, yang memiliki tingkat kekerasan tinggi. Christopher mengklaim bahan coating ini membuat kilap kendaraan lebih lama dan mampu tahan terhadap goresan.

"Kilapnya tahan lama sampai 3 tahun. Tahan cuci 1.000 kali dan tahan gores. Ketika sudah di-coating dengan ini, air yang mengenai permukaan akan jatuh seperti daun talas. Kemudian permukaan mobil yang terkena getah pohon, kotoran burung dan aspal lebih mudah dibersihkan," katanya.

Harga

Bicara harga, coating menggunakan cairan sapphire serum memakan biaya yang bervariasi. Untuk mobil kecil seperti Honda Jazz dipatok dengan harga Rp 4,5 juta. Kemudian mobil MPV seperti Xpander Rp 5,5 juta, Innova Rp 6,1 juta, serta mobil premium seperti Alphard Rp 7,2 juta.

Modifikasi All New Honda Vario 150 (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO)

Tak cuma kendaraan roda empat, mereka juga menyediakan jasa coating untuk sepeda motor; di bawah 600 cc Rp 1,3 juta dan di atas 600 cc Rp 1,8 juta.

Sementara itu, proses pengerjaan coating sendiri bervariasi tergantung kondisi mobil. Biasanya, paling cepat dilakukan selama dua hari. Setelah di-coating bukan berarti pemilik kendaraan bebas melakukan perawatan. Christopher menyarankan untuk kembali ke bengkel perawatan eksterior tiap enam bulan sekali.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.35