Pencarian populer

Sepeda Sampai Pesawat TNI AU Ramaikan Kustomfest 2018

Kustomfest 2018 Hadirkan Bergam Chopper (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)

Indonesia Kustom Kulture Festival atau akrab dikenal Kustomfest kembali hadir di Yogyakarta. Gelaran tahunan yang memasuki edisi ketujuh ini menjadi ajang bertemunya para builder maupun pecinta modifikasi untuk berkumpul dan menikmati berbagai sajian budaya kustom.

Dengan membawa semangat persatuan di tengah perbedaan, Kustomfest 2018 hadir membawa tema Color Of Difference. Direktur Kustomfest 2018, Lulut Wahyudi menuturkan, keberagaman yang ada di Indonesia seharusnya bisa menjadi warna baru untuk bersatu.

"Melalui tema Color of Difference, Kustomfest 2018 ini kami harap menjadi pondasi kita sebagai penggiat budaya kustom ikut menghilangkan sekat-sekat yang berpotensi memecah-belah Indonesia," ujarnya saat ditemui di Yogyakarta, Sabtu (6/10).

Kustomfest 2018 hadir menampilkan banyak sajian sebagai menu utamanya. Kontes modifikasi kendaraan roda dua tentu menjadi yang pertama terlintas dan terbayang begitu mendengar nama Kustomfest. Lulut memaparkan untuk gelaran tahun ketujuh ini, pihaknya "terpaksa" menambah kuota peserta lantaran membludaknya karya dari builder-builder lokal.

"Bayangkan, kami punya jatah 130 peserta untuk kontes, tapi karena tidak tahannya kami terhadap karya-karya yang luar biasa bagusnya, total hari ini kami pajang 148 unit motor modifikasi," terangnya.

Kustomfest 2018 Hadirkan Bergam Motor Modifikasi (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)

Bahkan menurut Lulut, awalnya ada 155 unit motor yang seharusnya dipajangkan setelah melalui tahap penyaringan, sayangnya ada beberapa ketentuan yang gagal dilalui.

Selain memajang motor karya builder-builder lokal, Kustomfest 2018 juga punya daya tarik utama berupa satu unit sepeda motor Harley Davidson Sportster Evolution hasil modifikasi bengkel Retro Classic Cycles yang diberi nama Belo Negoro. Motor ini sendiri terinspirasi dari pesawat tempur pada Perang Dunia II, Mustang P-51. Motor ini menjadi spesial karena akan menjadi hadiah bagi pengunjung yang beruntung lewat sistem lucky draw.

Bicara pesawat terbang, Kustomfest 2018 juga menghadirkan pesawat TNI AU RI-X WEL hasil karya kustom pesawat pertama dari anak bangsa. Pesawat terbang ini menggunakan satu mesin motor Harley Davidson WL berkubikasi 750cc lansiran 1925. Lulut menjelaskan, pesawat ini disajikan sebagai bentuk untuk menginspirasi bagi generasi muda.

Pesawat TNI AU RI-X WEL di Kustomfest 2018 (Foto: Alfosn yoshio/kumparan)

"Di tengah kekurangan dan serta ketiadaan di tahun 1948, spirit para pemuda di TNI AU untuk membuat dan menerbangkan pesawat ini begitu besar. Seharusnya di zaman yang serba mudah ini kita bisa kebih berkarya," ujarnya

Tidak hanya kendaraan roda dua ataupun pesawat terbang, Kustomfest 2018 juga menghadirkan ragam mobil klasik. Khsusus tahun ini, panggung Kustomfest 2018 ditunjukkan untuk mobil-mobil tua dari Australia yang bermerek Holden.

Kustomfest 2018 Hadirkan Bergam Mobil Modifikasi (Foto: Alfons Yoshio/kumparan)

Selain itu di Jogja Expo Center (JEC) --tempat berlangsungnya Kustomfest 2018-- juga tersebar hasil karya kustomisasi lain yang tidak kalah unik, mulai dari minibike sampai sepeda hasil kreasi dan modifikasi builder-builder lokal.

Tidak ketinggalan, Kustomfest 2018 juga menjadi tempat berkumpulnya beragam penyedia apparel kustom seperti Deus, Jowel, dan Richierich dan masih banyak lagi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.31