Pencarian populer

Imuwan China Sukses Ubah Tembaga Jadi ‘Emas’

Ilustrasi emas (Foto: Alchemist-hp via Wikimedia Commons)

Dahulu ada banyak alkemis di dunia yang berusaha mengubah timah dan logam murahan lainnya untuk menjadi emas melalui proses kimia. Alkemis sendiri adalah sebutan bagi orang-orang yang ahli di bidang alkimia, protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama.

Banyak novel atau film yang menyinggung soal alkimia, antara lain novel Harry Potter karya J.K. Rowling dan novel The Alchemist karya Paulo Coelho.

Kisah-kisah tersebut memang hanya fiksi belaka. Namun baru-baru ini sekelompok ilmuwan di China tampaknya akan segera mewujudkan kisah fiksi soal mengubah logam murahan jadi emas tersebut menjadi kenyataan.

IFL Science melansir, para ilmuwan di China belum lama ini telah berhasil menemukan cara untuk mengubah tembaga menjadi bahan baru yang "hampir identik" dengan emas. Temuan para ilmuwan China ini telah dipublikasikan di jurnal Science Advances pada 21 Desember 2018.

Katalis tembaga (Foto: Canadian Light Source)

Dalam makalah ilmiah di jurnal tersebut, para ilmuwan menggambarkan cara mereka “memborbardir” atom tembaga dengan plasma argon berenergi tinggi sehingga mengubah struktur elektron logam tersebut.

Proses ini membuat tembaga tersebut menjadi “beku” pada nol valensi. Akibatnya, tembaga tersebut menjadi kurang reaktif dan memiliki sifat seperti logam mulia macam emas atau perak.

Berkat proses ini, nanopartikel tembaga "mencapai kinerja katalitik yang sangat mirip dengan emas atau perak," kata tim peneliti dalam pernyataan yang diunggah di situs web akademi, sebagaimana dilaporkan South China Morning Post.

"Hasilnya ... membuktikan bahwa setelah melalui proses ini, logam tembaga bisa berubah dari 'ayam' menjadi 'burung phoenix',” kata tim peneliti dalam menganalogikan perubahan logam ini.

Ilustrasi emas (Foto: Jeremy Schultz/Flickr)

Upaya mengubah tembaga menjadi logam seperti emas yang dilakukan para ilmuwan China ini bukan bermaksud untuk mencari kekayaan karena memang hal ini tidak bisa dimanfaatkan untuk penipuan penjualan emas palsu.

Para peneliti berpendapat, logam hasil ubahan ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan industri karena memiliki reaktivitas rendah dan ketahanan yang tinggi terhadap proses oksidasi, misalnya sebagai kotak perhiasan.

Selain itu, menurut mereka, logam ini juga bisa dimanfaatkan untuk proses mengubah batubara menjadi sumber daya yang bersih dan berguna.

"Pemanfaatan sumber daya batubara yang bersih untuk mensintesis bahan kimia bernilai tambah tinggi sangat dibutuhkan seiring meningkatnya masalah energi dan lingkungan," jelas para peneliti dalam makalah ilmiah mereka.

Batubara yang diubah dalam proses kimia yang melibatkan logam hasil ubahan tembaga ini, diharap oleh para peneliti bisa menjadi berbagai produk farmasi, parfum, etanol, dan bahan kimia yang berguna lainnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: