Kumparan Logo

Misi Terbaru NASA dalam Pendaratan Robot InSight di Mars

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim kendali misi NASA memantau pendaratan robot InSight di Mars (Foto: Al Seib/Pool via Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Tim kendali misi NASA memantau pendaratan robot InSight di Mars (Foto: Al Seib/Pool via Reuters)

Sudah banyak robot yang dikirim NASA ke Mars untuk melakukan misi penyelidikan. Misalnya Viking 1 yang sampai ke planet merah itu pada 20 Agustus 1975 dan Curiosity yang mendarat pada 26 November 2011.

Lalu apa yang membedakan misi penyelidikan terbaru NASA lewat robot InSight dari para pendahulunya? Menurut laporan BBC, InSight akan menjadi robot pertama dengan misi utama menyelidiki dan memahami struktur internal Mars.

Sesuai dengan namanya, Interior Exploration Using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport (InSight), robot ini akan mempelajari mulai dari inti hingga kerak Mars.

Meski InSight adalah robot milik badan antariksa AS, NASA, banyak negara lain yang turut terlibat di dalam misi ini, misalnya saja Inggris, Prancis, dan Jerman.

Ilustrasi robot penjelajah InSight mendekati Mars. (Foto: NASA/JPL-Caltech)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi robot penjelajah InSight mendekati Mars. (Foto: NASA/JPL-Caltech)

InSight punya tiga instrumen utama yang ia bawa dari Bumi, yakni SEIS, HP3, dan RISE. Instrumen SEIS dikendalikan oleh tim internasional yang dipimpin ahli dari Prancis, sementara HP3 dikendalikan oleh tim internasional yang dipimpin ahli dari Jerman dan AS. Adapun kendali instrumen RISE sendiri dipegang oleh tim NASA.

Masing-masing instrumen punya fungsi berbeda. SEIS bisa mendeteksi gempa di Mars sana. Getaran gempa nantinya akan membantu mengungkap lokasi dan jenis lapisan batuan di Planet Merah itu.

SEIS sangat sensitif, alat ini bisa mendeteksi pergerakan yang lebih kecil daripada atom hidrogen di permukaan Mars. Alat ini juga akan mempelajari guncangan akibat tabrakan meteorit, dan bahkan gerakan di permukaan Mars akibat aktivitas di atmosfer atau fenomena cuaca di sana.

Sementara itu, HP3 bisa masuk ke kedalaman lima meter untuk mempelajari temperatur Mars. Dengan mempelajari panas di dalam perut Mars, para peneliti bisa menemukan apakah Mars terbentuk dari jenis batuan yang sama dengan Bumi dan Bulan.

Project manager Tom HoffMan menunjukkan gambar pertama daratan Mars yang diambil oleh robot InSight NASA. (Foto: Al Seib/Pool via Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Project manager Tom HoffMan menunjukkan gambar pertama daratan Mars yang diambil oleh robot InSight NASA. (Foto: Al Seib/Pool via Reuters)

Kemudian ada RISE yang menggunakan transmisi radio untuk menentukan dengan akurat bagaimana Mars bergerak di sumbunya.

"Jika kamu memutar telur mentah dan telur rebus, masing-masing akan berputar dengan berbeda karena distribusi cairan di dalamnya," kata Suzanne Smrekar, peneliti NASA, menganalogikan misi instrumen RISE.

"Sekarang kita tidak tahu apakah inti dari Mars berbentuk cairan atau padat, dan seberapa besar ukurannya. InSight akan memberikan kita informasi ini," tambah dia.

Dengan mempelajari struktur interior Mars, para peneliti bisa memahami bagaimana planet batuan, seperti Bumi dan Mars, terbentuk serta berevolusi seiring berjalannya waktu.

Model robot InSight NASA di Jet Propulsion Laboratory (JPL). (Foto: Mike Blake/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Model robot InSight NASA di Jet Propulsion Laboratory (JPL). (Foto: Mike Blake/Reuters)