Pencarian populer

Planet Mars Alami ‘Gempa’, Robot Penjelajah NASA di Sana Jadi Saksinya

Planet Mars. Foto: AlexAntropov86/ Pixabay

Gempa tak hanya terjadi di Bumi dan Bulan. Para peneliti dari NASA kini meyakini bahwa gempa juga terjadi di planet Mars.

Keyakinan ini muncul setelah Insight, robot penjelajah NASA yang sedang berada di Mars, merekam aktivitas seismik di Planet Merah tersebut. Robot penjelajah yang telah mendarat di Mars sejak November 2018 itu merasakan sinyal seismik di planet tersebut pada 6 April lalu.

Para ilmuwan NASA kini sedang bekerja untuk mengkonfirmasi sumber getaran halus tersebut. Mereka meyakini getaran tersebut bukan berasal dari angin atau gerakan lengan robot Insight, melainkan dari bawah permukaan Mars. Jika nantinya getaran ini benar-benar telah terkonfirmasi berasal dari bawah permukaan Mars, ini akan menjadi aktivitas seismik pertama yang pernah terdeteksi di Mars.

“Sampai saat ini kami telah mengumpulkan banyak background noise, tetapi ini adalah kejadian pertama yang secara resmi memulai bidang baru: seismologi Mars!" kata Bruce Banerdt, ahli geologi di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, AS, sekaligus peneliti utama dalam misi InSight ini, dalam sebuah pernyataannya yang dikutip NBC News.

NASA InSight. Foto: NASA/ Handout via REUTERS

Robot Insight sendiri kini berada di Elysium Planitia, dataran luas yang sebagian besar terdiri atas bebatuan di utara khatulistiwa Mars. Insight dirancang untuk beroperasi di permukaan Mars selama dua tahun, bertugas mempelajari interior Mars sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses pembentukan Mars dan planet berbatu lainnya seperti Merkurius, Venus, dan Bumi.

Terdeteksinya aktivitas seismik yang diyakini sebagai gempa di Mars ini menunjukkan bahwa seismometer Seismic Experiment for Interior Structure (SEIS) yang terpasang di robot Insight berfungsi dengan baik.

Getaran halus yang terekam ini memang masih terlalu kecil untuk mengungkapkan apa pun tentang interior Mars. Tetapi para ilmuwan berharap robot Insight akan mendeteksi lebih banyak dan lebih besar getaran lainnya..

"Kami berharap untuk mendapatkan satu gempa yang lebih besar dengan faktor 10 kira-kira dari setiap 5-10 gempa," kata Philippe Lognonné, profesor geofisika dan ilmu planet di University of Paris Diderot yang juga merupakan pemimpin tim peneliti seismometer yang dipasang di Insight tersebut, dalam sebuah email kepada NBC News.

"Gempa yang lebih besarlah yang memungkinkan kita untuk membuat ilmu utuh yang ingin kita buat terkait struktur internal (Mars), dan yang akan memberi tahu kita ketebalan kerak dan ukuran inti (Mars). Bukan (gempa) yang ini," jelasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Minggu,19/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20