Pencarian populer

Riset: Kemampuan Baca Tulis Anak Perempuan Lebih Baik dari Laki-laki

Ilustrasi seoarang anak saat belajar menulis. (Foto: pixabay.com)

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Psychologist mengatakan bahwa anak perempuan memiliki kemampuan membaca dan menulis lebih baik daripada anak laki-laki. Dalam riset itu disebutkan perbedaan ini bisa terlihat mulai kelas 4 SD dan perbedaannya akan semakin jelas saat di SMA.

Penulis studi mengatakan penyebab hal ini terjadi adalah karena lebih banyak anak laki-laki yang mengalami kesulitan dalam belajar.

Selain itu, membaca dan kemampuan bahasa seringkali dianggap sebagai sesuatu yang feminin sehingga lebih banyak dikuasai oleh anak perempuan.

Penelitian dilakukan oleh tim peneliti dari Griffith University. Mereka mempelajari data yang dikumpulkan selama tiga dekade dalam penelitian pendidikan di AS.

Data ini menunjukkan secara keseluruhan anak perempuan lebih baik dalam menulis sejak mereka kelas 4 SD. Perbedaan kemampuan ini terus terlihat hingga mereka berada di kelas 8 dan 12. Perbedaan kemampuan keduanya terlihat lebih jelas dalam kemampuan menulis daripada membaca.

Studi ini juga memperkirakan perbedaan kemampuan ini terjadi karena masalah perilaku anak laki-laki di kelas. Anak laki-laki cenderung mudah teralihkan perhatiannya dan lebih agresif.

Selain itu, peneliti menduga kalau anak laki-laki cenderung hanya menggunakan sebelah bagian otaknya, sementara perempuan menggunakan kedua belah otaknya. Otak memiliki dua bagian, kanan serta kiri dan keduanya memiliki tugas berbeda.

Anak Jalanan Belajar Menulis (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Laura Shapiro, dosen senior dalam psikologi pengajaran di Aston University, Inggris, mengatakan kepada Newsweek bahwa penelitian ini “sangat penting" untuk dilakukan.

“Penelitian ini sangat penting karena menjadi bukti bahwa ada kesenjangan gender dalam belajar membaca dan menulis dan hal tersebut terjadi sejak kecil, dan kesenjangan tersebut semakin melebar seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini perlu diperhatikan karena membaca dan menulis sangat penting dalam proses akademis," ujar Shapiro.

Penelitian selanjutnya perlu dilakukan untuk mengetahui apakah kemampuan membaca dan menulis ini turut mempengaruhi kemampuan belajar anak laki-laki atau tidak.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33