kumparan
5 Sep 2019 7:00 WIB

Terinspirasi Ilmuwan Nazi, Startup AS Mau Bangun Hotel di Luar Angkasa

Ilustrasi hotel di luar angkasa. Foto: The Gateway Foundation
Sebuah perusahaan startup bernama Gateway Foundation mengungkapkan rencana mereka untuk membangun hotel mewah di luar angkasa. Perusahaan startup asal Amerika Serikat itu menyatakan bahwa mereka akan memberi nama hotel mewah itu sebagai Stasiun Luar Angkasa Von Braun (Von Braun Space Station).
ADVERTISEMENT
Nama tersebut diambil dari nama seorang ilmuwan roket Nazi, yakni Wernher von Braun. Menurut Gateway Foundation, ide gila menciptakan hotel mewah di luar angkasa pertama kali diutarakan oleh Von Braun pada tahun 1950-an.
Gateway Foundation kini berambisi untuk menghidupkan kembali mimpi ilmuwan kelahiran tahun 1912 itu. Nama Stasiun Luar Angkasa Von Braun yang mereka berikan merupakan bentuk penghormatan yang jelas untuk ilmuwan asal Jerman itu, sebagaimana dilansir Futurism.
Big Think memberitakan, hotel mewah di luar angkasa ini akan berbentuk modular. Hotel ini bakal terbuat dari dua cincin konsentris yang berputar. Dan menurut perusahaan, cincin konsentris ini akan memberikan gravitasi buatan sebesar seperenam dari kekuatan Bumi
Perusahaan mengklaim, pembangunan hotel mewah dengan gravitasi buatan ini akan bisa selesai pada tahun 2025.
ADVERTISEMENT
Video
Ini jelas merupakan timeline atau target waktu yang sangat ambisius. Sebab, proyek ini akan sangat bergantung pada kolaborasi dari banyak pihak.
Namun jika hal tersebut bisa diwujudkan, bukan tidak mungkin di masa depan kita akan menemukan sebuah era baru ketika perjalanan ke luar angkasa bisa dilakukan oleh siapa saja dan bisa menjadi cara untuk mengisi waktu libur.
Menurut laporan Futurism, Stasiun Luar Angkasa Von Braun bakal dirancang seperti kapal pesiar mewah. Tujuannya untuk memberikan kesan yang jauh dari bayangan orang tentang Stasiun Luar Angkasa Internasional yang hanya diperuntukkan sebagai tempat melakukan penelitian luar angkasa. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh arsitek Gateway Foundation, Tim Alatorre, kepada Dezeen.
Alatorre membayangkan hotel mewah ini akan memberikan pengalaman perjalanan luar angkasa angkasa yang nyaman dengan bar dan restoran. Konsep demikian, menurut dia, memberikan tantangan tersendiri untuk mencari tahu bagaimana membuat cerobong asap dapur di luar angkasa.
Milennium Falcon, Pesawat Luar Angkasa yang Akan Hadir di Disney Word Foto: disneyworld.disney.go.com
Gateway Foundation, kata Alarotte, menargetkan bakal ada 100 pengunjung yang datang setiap minggunya mulai tahun 2025 nanti. Target ini akan segera direalisasikan setelah robot luar angkasa yang ditugaskan merakit stasiun orbital merampungkan tugasnya.
ADVERTISEMENT
Pekerjaan rumah lainnya yang mesti digarap perusahaan tersebut adalah menciptakan robot konstruksi serta pesawat luar angkasa yang dapat mengangkut warga sipil ke luar angkasa secara massal. Bisa saja hal ini dikerjakan oleh pihak lain yang mau berkolaborasi dengan perusahaan tersebut.
Yang jelas, Gateway Foundation berharap bahwa hotel di luar angkasa yang akan mereka bangun ini bisa menjadi pilihan rekreasi banyak orang.
"Pada akhirnya, pergi ke luar angkasa akan menjadi opsi lain bagi orang-orang untuk mengisi waktu liburan mereka," kata Alatorre kepada Dezeen sebagaimana diberitakan Futurism. "Mereka akan merasakan pengalaman seperti pergi berlayar, atau pergi ke Disney World,” pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan