Lolos ke Babak Kedua, Gregoria Waspadai Pukulan 'Jahat' Intanon

16 Juli 2019 15:24 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pebulutangkis Indonesia Gregoria Mariska saat pertandingan Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Selasa (16/7). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Pebulutangkis Indonesia Gregoria Mariska saat pertandingan Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Selasa (16/7). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
ADVERTISEMENT
Publik Istora Gelora Bung Karno (GBK) menjadi saksi bahwa Pornpawee Chochuwong bukanlah lawan sepadan bagi Gregoria Mariska Tunjung. Pada laga babak pertama Indonesia Open 2019, Selasa ((16/7), Gregoria cuma membutuhkan waktu 26 menit untuk meraih kemenangan straight dengan skor 21-10 dan 21-8.
ADVERTISEMENT
Namun, Gregoria tak boleh larut dalam euforia. Perlu diingat bahwa Chochuwong bukan siapa-siapa di sektor tunggal putri bulu tangkis dunia. Dia hanyalah andalan kedua Thailand setelah Ratchanok Intanon dan menempati peringkat ke-17. Bandingkan dengan Gregoria yang berstatus sebagai tunggal putri terbaik Indonesia dengan menduduki kursi ke-14.
Tantangan Gregoria semakin berat di babak kedua. Pasalnya, sosok kelahiran Wonigiri ini mesti bersua Intanon. Tak seperti kompatriotnya, Intanon harus diwaspadai betul-betul. Karena untuk ajang Indonesia Open, dia sempat merengkuh gelar juara pada edisi 2015.
Jika menilik riwayat pertemuan, Intanon juga perkasa. Dia tercatat selalu menang atas Gregoria dalam empat duel. Perjumpaan teraktual bahkan melahirkan kemenangan Intanon secara straight.
Pebulu tangkis tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, bertanding di Singapura Terbuka. Foto: Roslan Rahman/AFP
Lantas, bagaimana siasat Gregoria saat bersua salah satu momok dalam kariernya?
ADVERTISEMENT
"Yang saya tahu, bola Chochuwong tidak 'sejahat' Intanon. Harus diakui bola atas kedua pemain ini sama-sama bagus. Tetapi, kualitas pukulannya dan permainannya jelas lebih baik (Intanon). 'Kan Intanon merupakan salah satu pebulu tangkis kelas dunia juga," tutur Gregoria.
"Yang bisa saya lakukan saat menghadapinya adalah memotivasi diri, jangan sampai membuang poin. Sama mengumpulkan kepercayaan diri supaya lawan ikut dengan gaya main saya," imbuhnya.
Intanon sendiri melangkah ke babak kedua setelah menaklukkan wakil Indonesia lainnya, Ruselli Hartawan, dengan skor 21-14 dan 21-14.
Nah, apabila kembali mengalahkan Gregoria, atlet 24 tahun tersebut bakal mengulang cerita pada Indonesia Open 2018. Dia juga melewati adangan dua pebulu tangkis Tanah Air, Fitriani dan Gregoria, dalam dua babak awal ketika itu.
ADVERTISEMENT
Mampukah Gregoria menggagalkan repetisi tersebut? Istora GBK akan menyediakan jawabannya saat melangsungkan babak kedua, Kamis (18/7).