Pencarian populer

Membandingkan Tim Indonesia di Piala Sudirman 2017 dan 2019

Para pebulu tangkis Indonesia yang tergabung dalam Tim Piala Sudirman 2019 melakukan sesi foto. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Selamat datang di bulan Mei! Selamat menyambut kalender kejuaraan beregu BWF Major Events Grade 1.

Setelah Piala Thomas dan Uber pada 20-27 Mei 2018, kini di tahun ganjil giliran Piala Sudirman, kejuaraan beregu campuran, yang menggelar edisi ke-16 pada 19-26 Mei 2019. Bagi para penggemar bulu tangkis, Piala Sudirman adalah tempat untuk membicarakan dan menyombongkan kekuatan skuat andalan Indonesia.

Bagi pegiat tepak bulu sendiri, Piala Sudirman 2019 lebih dari sekadar agenda dua tahunan. Nama turnamennya saja diambil dari tokoh bulu tangkis nasional juga dunia: Drs. Sudirman alias Dick Sudirman. Beralih ke trofi, jangan kaget melihat Candi Borobudur hingga kaju jati sebagai ornamennya.

Trofi Piala Sudirman, turnamen beregu campuran paling bergengsi di dunia. Foto: Dok. BWF Sudirman Cup

Ya, Piala Sudirman memang terasa spesial di telinga, di mata, hingga di hati publik Tanah Air. Untuk para atlet terpilih, inilah kesempatan emas untuk berbakti dan mengukir prestasi bagi negeri.

"Adik-adik yang berjumlah 20 orang ini adalah orang terpilih dari 260 juta rakyat Indonesia. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," mengutip pernyataan Wiranto, Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), merujuk Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 di situsweb PBSI.

Siapa saja mereka? Daftar nama masih didominasi ujung tombak seperti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Greysia Polii. Namun, skuat di Piala Sudirman 2019 ini cukup berbeda ketimbang edisi terakhir pada 2017.

Nah, untuk menyambut euforia Piala Sudirman musim ini, berikut kumparanSPORT merangkum berbagai trivia menarik dari dua edisi terakhir pada 2017 dan 2019 itu:

1. Susunan Pemain

Di Piala Sudirman 2017, PBSI imbang menurunkan masing-masing 10 atlet putra dan putri. Tahun ini, skuat didominasi oleh skuat putra dengan total 12 pemain, lalu digenapkan jadi 20 dengan adanya 8 atlet putri.

2. Pemain Tertua

2017: Mohammad Ahsan (30 tahun pada 9 Juli)

2019: Hendra Setiawan (35 tahun pada 25 Agustus mendatang)

3. Pemain Termuda

2017: Gregoria Mariska Tunjung (lahir pada 11 Agustus 1999).

2019: (masih) Gregoria Mariska Tunjung, kini di usia 20 tahun.

Pebulu tangkis putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mencium bendera Merah Putih saat pelepasan Tim Piala Sudirman 2019. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

4. Yang Hilang dari 2017

Skuat putra: Ricky Karanda Suwardi, Angga Pratama, dan Rian Agung Saputro

Skuat putri: Dinar Dyah Ayustine, Della Destiara Haris, Rosyita Eka Putri Sari, Anggia Shitta Awanda, dan Debby Susanto.

5. Penggantinya Musim Ini

Skuat putra: Shesar Hiren Rhustavito, Hendra Setiawan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, dan Hafiz Faizal.

Skuat putri: Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, dan Winny Oktavina Kandow.

20 pemain andalan PBSI di Piala Sudirman 2019. Foto: Dok. PBSI

6. Tujuh Debutan Indonesia di Piala Sudirman

Sejak 1989 hingga edisi ke-15 di 2017, berikut nama-nama yang baru melakoni debutnya di Piala Sudirman pada 2019.

Skuat putra: Shesar Hiren Rhustavito, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, dan Hafiz Faizal

Skuat putri: Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, dan Winny Oktavina Kandow

7. Atlet yang Berlaga di 2017 dan 2019

Skuat putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, dan Praveen Jordan

Skuat putri: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Gloria Emanuelle Widjaja

Tim Indonesia di Piala Sudirman 2017. Foto: Dok. PBSI

8. Rangking Tertinggi Saat Turnamen Berlangsung

2017: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Rangking 1)

2019: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (tetap Rangking 1)

9. Jadwal Turnamen

2017: 21-28 Mei di Gold Coast Arena, Gold Coast, Australia.

Grup 1D: Denmark, Indonesia, India

2019: 19-26 Mei di Guangxi Sports Center, Nanning, China

Grup 1B: Denmark, Indonesia, Inggris

10. Target dan Pencapaian Indonesia

2017: Target lolos grup (ke semifinal), terhenti di penyisihan grup

2019: Target juara.

***

"Tentunya dengan doa dan restu dari masyarakat Indonesia, dengan simbol cium bendera 'Merah-Putih', itu merupakan simbol bahwa kami semua, masyarakat Indonesia ada di belakang semua atlet yang akan berjuang. One for all, all for one, bertandinglah semaksimal mungkin, tunjukkan prestasi terbaik, semoga kita bisa membawa pulang Piala Sudirman," kata Wiranto.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63