kumparan
19 Jan 2019 15:37 WIB

Novak Djokovic Tunjukkan Kematangan untuk Singkirkan Shapovalov

Djokovic merayakan kemenangan atas Shapovalov. (Foto: Reuters/Edgar Su)
Denis Shapovalov sudah berusaha, tetapi Australia Terbuka adalah turnamen kesayangan Novak Djokovic. Maka, usaha itu pun akhirnya berujung sia-sia. Dalam pertandingan babak ketiga yang digelar di Rod Laver Arena, Sabtu (19/1/2019) siang WIB, Djokovic menundukkan Shapovalov dengan skor 6-3, 6-4, 4-6, dan 6-0.
ADVERTISEMENT
Australia Terbuka 2019 adalah kesempatan besar bagi Djokovic untuk memperbaiki citranya di Melbourne. Pasalnya, tahun lalu dia justru menjadi buah bibir karena gosip pemberontakan yang akhirnya tidak terbukti itu. Djokovic pun ketika itu terhenti lebih cepat usai kalah dari petenis Korea Selatan Chung Hyeon.
Kini, Djokovic mendatangi Melbourne sebagai unggulan pertama dan hal itulah yang dia tunjukkan pada pertandingan melawan Shapovalov. Pada set pertama, Djokovic berhasil tiga kali mematahkan serve Shapovalov untuk meraih kemenangan. Tiga keberhasilan itu pulalah yang jadi titik penting keberhasilan tersebut.
Pertama, di gim ketiga saat Djokovic unggul 2-1. Kemudian, pada gim kelima saat Djokovic menjauhkan keunggulan menjadi 4-1. Terakhir, juara Australia Terbuka enam kali itu mematahkan serve Shapovalov di gim kesembilan. Shapovalov yang di gim sebelumnya tak mampu memberi perlawanan berarti akhirnya kalah 3-6.
ADVERTISEMENT
Set kedua menjadi ajang bagi Shapovalov untuk memperbaiki konsistensi permainannya. Sialnya, Djokovic pun tak kalah konsisten. Bahkan, The Joker mampu mengunci kemenangan di momen paling krusial, yakni pada gim kesepuluh. Hilangnya gim kesepuluh itu membuat Shapovalov dipastikan gagal membendung laju Djokovic yang menang 6-4.
Dua kemenangan membuat Djokovic berada di atas angin dan petenis Serbia itu pun memasuki set ketiga dengan keyakinan tinggi. Dengan cepat dia mampu unggul 3-0 pada awal-awal set. Akan tetapi, Shapovalov kemudian berhasil mencatatkan poin pertama dan ini menjadi momentum bagi petenis Kanada itu untuk melakukan comeback.
Novak Djokovic dan Denis Shapovalov bersalaman usai bertanding. (Foto: Reuters/Edgar Su)
Benar saja, saat Djokovic memimpin 4-1, Shapovalov mengamuk. Lima poin beruntun berhasil dia raih untuk mengalahkan Djokovic di set ketiga dengan skor 6-4. Keberhasilan Shapovalov ini tidak bisa dipisahkan dari kekesalan Djokovic terhadap panitia pertandingan usai permintaannya agar lampu artifisial stadion dimatikan ditolak.
ADVERTISEMENT
Set penentuan pun harus digelar untuk mencari pemenang. Sayangnya, kejutan Shapovalov sudah habis dengan lima poin beruntun tadi. Di set keempat unggulan ke-25 itu sama sekali tak mampu mencetak poin hingga akhirnya kalah telak 0-6 dari Djokovic yang berhasil menemukan kembali ketenangan serta kematangannya.
Djokovic pun berhasil melaju ke babak keempat di mana dia akan berhadapan dengan Daniil Medvedev dari Rusia. Musim lalu babak keempat menjadi kuburan bagi Djokovic. Akankah peruntungannya membaik tahun ini? Kita nantikan saja.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan