Pencarian populer

Piala Sudirman 2019: Menakar Kekuatan Indonesia dan Inggris

Pebulu tangkis putri Indonesia Greysia Polii mencium bendera Merah Putih saat prosesi pelepasan Tim Piala Sudirman 2019. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, tinggal menghitung hari hingga dibuka pada Minggu (19/5/2019). Indonesia mengirim 20 atlet terbaik ke kejuaraan beregu campuran tertinggi di dunia edisi ke-16 ini.

Tergabung di Grup 1B, Tim Indonesia yang dipimpin oleh Hendra Setiawan akan menantang dua negara Eropa, yakni Denmark dan Inggris.

Negara yang terakhir disebut adalah lawan pertama skuat 'Merah-Putih' di Guangxi Sports Center Gymnasium di fase grup, Minggu (19/5), pukul 10:00 WIB.

Bagi penggemar, Piala Sudirman 2019 begitu penting untuk menghapus dahaga juara sekaligus memperbaiki catatan tidak lolos grup pada 2017.

Sebelum asyik meneriakkan yel 'I-N-D-O-N-E-S-I-A' dari depan layar kaca, yuk, persiapkan diri dengan statistik dan peta kekuatan Indonesia dan Inggris.

1. Komposisi dan Susunan Pemain

Indonesia

Total 20 atlet

12 putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Tontowi Ahmad, Shesar Hiren Rhustavito, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Hafiz Faizal, dan Praveen Jordan

8 putri: Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Gloria Emanuelle Widjaja, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, dan Winny Oktavina Kandow

Inggris

Total 12 atlet

7 putra: Chris Adcock, Marcus Ellis, Alex Lane, Ben Lane, Chris Langridge, Toby Penty, dan Sean Vendy

5 putri: Gabrielle Adcock, Chloe Birch, Abigail Holden, Jessica Pugh, dan Lauren Smith.

2. Rapor di Piala Sudirman

Indonesia: Juara (1989), runner-up (1991, 1993, 1995, 2001, 2005, 2007), semifinal (1997, 1999, 2003, 2009, 2011, 2015)

Inggris: Semifinal (2007).

3. Ranking Atlet Terbaik

Berdasarkan peringkat dunia BWF 2019 per pekan ke-20 pada 14 Mei, berikut pemain terbaik di lima sektor dari masing-masing negara:

Indonesia

MS: Anthony Sinisuka Ginting (7)

WS: Gregoria Mariska Tunjung (15)

MD: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1)

WD: Greysia Polii/Apriyani Rahayu (5)

XD: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (6)

Inggris

MS: Toby Penty (65)

WS: Chloe Birch (47)

MD: Marcus Ellis/Chris Langridge (17)

WD: Chloe Birch/Lauren Smith (31)

XD: Chris Adcock/Gabrielle Adcock (8).

4. Head to Head para Wakil Terbaik

MS: Anthony 0-0 Penty

WS: Gregoria 2-0 Birch

MD: Marcus/Kevin 3-0 Ellis/Langridge

WD: Greysia/Apriyani 1-0 Birch/Smith

XD: Hafiz/Gloria 1-1 Chris/Gabrielle.

Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja di ajang BAC 2019. Foto: Dok. Humas PBSI

5. Peta Kekuatan

Selain pelatih dan tim itu sendiri, sejatinya tidak ada yang tahu pasti siapa yang akan diturunkan dalam setiap pertandingan di Piala Sudirman 2019.

Di fase grup, setiap tie harus mempertandingkan lima match untuk agregasi poin. Tapi, lain cerita jika laga sudah memasuki fase gugur. Mulai perempat final, tim akan lolos dengan memenangi tiga pertandingan.

Pada dasarnya, peta kekuatan menunjukkan skuat ideal kedua tim. Kalau dianalogikan dengan sepak bola, sih, skuat ini ibarat para penggawa yang diturunkan dalam satu laga.

Yang jadi catatan, tentu skuat ini masih menjadi prediksi. Bagaimanapun, ada banyak pertimbangan sebelum menentukan siapa yang akan turun arena.

Indonesia

MS: Anthony (Rangking 7), Jonatan (8), Shesar (41)

WS: Gregoria (15), Fitriani (29)

MD: Marcus/Kevin (1), Ahsan/Hendra (4), Fajar/Rian (5)

WD: Greysia/Apriyani (5)

XD: Hafiz/Gloria (6), Praveen/Melati (7), Tontowi/Winny (41)

Inggris

MS: Toby Penty (65), Alex Lane (98)

WS: Chloe Birch (47)

MD: Ellis/Langridge (17), Ben Lane/Vendy (48)

WD: Birch/Smith (31)

XD: Chris/Gabrielle (8), Ellis/Smith (9).

(Ki-ka) Marcus Ellis/Lauren Smith dan Gabrielle Adcock/Chris Adcock di final ganda cammpuran Gold Coast Commonwealth Games 2018. Foto: Saeed Khan/AFP

6. Penampilan Terakhir di Piala Sudirman

Indonesia (2017)

Grup 1D

Kalah 1-4 dari India

Menang 3-2 atas Denmark

Hasil: Terhenti di babak grup karena kalah agregat dari Denmark dan India

Inggris (2015)

Grup 1C

Kalah 1-4 dari Denmark

Kalah 2-3 dari Indonesia. Sebagai catatan, dua poin Inggris disumbang oleh Rajiv Ouseph yang pernah mengalahkan Jonatan Christie dan duo Adcock yang membungkam Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Hasil: Terhenti di babak grup.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23