kumparan
13 Sep 2018 21:47 WIB

Bank BRI Tunjukkan Komitmennya Dukung UMKM Perempuan Lewat ICW 2018

KOWANI hadirkan panelis-panelis inspiratif untuk membahan mengenai akses Permodalan dan Perbankan sebagai Landasan Ketahanan Ekonomi Keluarga (Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan)
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI tunjukkan komitmen mereka dalam memberi dukungan untuk perempuan di bidang UMKM. Komitmen tersebut kali ini ditunjukkan melalui keikutsertaan BRI di ajang International Council of Women 2018 yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 12-20 September 2018
ADVERTISEMENT
Sebagai salah satu partisipan, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menghadirkan enam panelis yang membahas tentang Akses pada Permodalan dan Perbankan sebagai Landasan Ketahanan Ekonomi Keluarga.
Enam panelis tersebut adalah Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri (Persero) Alexandra Askandar, Direktur Bisnis I PT. PNM (Persero) Abianti Riana, Direktur Consumer Service PT. Telkom (Persero) Siti Choiriana, Direktur SDM dan Umum PT. Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT. Pegadaian Ninis Kesuma Adriani, serta I Gusti Ketut Astawan yang mewakili Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI.
“Saya yakin bahwa usaha UMKM yang dimiliki oleh semua perempuan di seluruh pelosok negeri akan sangat terbantu. Kami dari pihak Telkom berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan inovasi-inovasi yang memudahkan pelanggan, terutama bagi para pebisnis perempuan,” ungkap Direktur Consumer Service PT. Telkom (Persero) Siti Choiriana.
Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI sebagai moderator panel diskusi dengan tema Akses Permodalan dan Perbankan sebagai Landasan Ketahanan Ekonomi Keluarga (Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan)
Selain membahas tentang inovasi terbaru di bidang teknologi, ada juga dukungan-dukungan lain yang siap diberikan kepada para perempuan yang ingin melancarkan usahanya, termasuk dalam pencarian modal.
ADVERTISEMENT
Ninis Kesuma Adriani, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT. Pegadaian mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan modal, perempuan bisa berinvestasi melalui emas. “Karena yang cenderung suka berbelanja emas adalah perempuan, maka mereka juga harus pintar dalam mengolahnya. JIka sedang membutuhkan modal, mereka bisa menggadaikan emas miliknya ke pegadaian. Apabila sudah memiliki uang yang cukup, bisa ditukar kembali,” begitu jelas Ninis.
Dalam urusan perbankan, Alexandra Askandar, sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri (Persero) mengatakan bahwa Bank Mandiri juga telah melakukan inovasi yang bisa memudahkan perempuan untuk membuka tabungan melalui ponsel.
Panelis-panelis inspiratif dalam acara International Council of Women 2018 tengah membahas Akses Permodalan dan Perbankan sebagai Landasan Ketahanan Ekonomi Keluarga (Foto: dok. Avissa Harness/ kumparan)
Inovasi digital tersebut disebut sebagai Branchless Banking. Di mana semua nasabah kini tidak perlu pergi ke kantor cabang untuk membuka rekening tabungan. Mereka bisa membuat rekening langsung dari ponsel. Solusi yang tepat bagi ibu rumah tangga atau pebisnis perempuan yang memiliki banyak kesibukan dan tidak sempat untuk pergi ke kantor cabang untuk mengurus hal-hal seperti itu.
ADVERTISEMENT
Kehadiran panelis dari Bank BRI ini memberikan banyak informasi seputar inovasi dan langkah-langkah yang dilakukan perusahaan-perusahaan di atas untuk membantu perempuan dalam memajukan bisnis mereka. Diharapkan kedepannya akan lebih banyak lagi perusahaan dalam negeri maupun swasta bisa mengikuti jejak keenam perusahaan tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Disponsori oleh