Pencarian populer

Menentukan Bentuk Alis yang Tepat dengan Rumus Golden Ratio 1.618

Anggie Rassly memberikan tutorial membuat alis di acara peluncuran LAKME Precision Marble Eyebrow Pencil. (Foto: dok. Intan Kemala Sari/kumparan)

Bicara tentang riasan alis seperti tak ada habisnya. Sampai sekarang, masih banyak perempuan yang merasa kesulitan untuk mencari bentuk dan mengambar alis sesuai dengan bentuk wajahnya. Hal inilah yang membuat brow expert Indonesia, Anggie Rassly, tergerak untuk memformulasikan rumus menentukan ukuran alis yang tepat.

Metode pengukuran rasio alis itu disebut dengan Anggie Rassly Brow Ratio 'Golden Ratio 1.618'. Formulasi ini didapatnya setelah lebih dari 13 tahun malang-melintang bereksperimen membentuk ribuan pasang alis kliennya.

Anggie Rassly (Foto: Eny Immanuella Gloria)

"Metode ini menggunakan pendekatan 3D tampak depan dan samping. Sedangkan angka rasio 1.618 ini adalah perhitungan secara ilmiah yang telah disepakati secara luas oleh dermatologis dan dokter bedah plastik sebagai rasio natural yang dipersepsikan sebagai acuan nilai estetik," tutur Anggie di Senayan City, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Golden Ratio 1.618 juga telah diteliti dan dipublikasikan ke dalam jurnal ilmu estetik dan anti-aging 'Prime Journal' pada 2018 dan juga ditulis ke dalam buku 'Brow It Up!' yang diterbitkan pada 2016 lalu.

Bagaimana cara membuat alis ideal sesuai dengan metode Anggie Rassly Brow Ratio? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

Cara menentukan ukuran alis dengan metode Anggie Rassly Brow Ratio Golden Ratio 1.618. (Foto: dok. Anggie Rassly)

Langkah 1: Menentukan Zona Awal Alis (Zona A)

Garis 1 adalah garis vertikal yang berada di bagian tengah cuping hidung

Garis 2 adalah garis vertikal yang berada di bagian tengah sudut mata

Daerah di antara garis 1 dan 2 (Zona A) merupakan daerah di mana alis dapat dimulai

Langkah 2: Menentukan Zona Puncak Alis (Zona B)

Garis 3 adalah garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping pupil mata

Garis 4 adalah garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping iris mata

Daerah di antara garis 3 dan 4 (Zona B) merupakan daerah di mana puncak alis berada.

Membuat garis imajiner untuk menentukan ujung alis yang sesuai dengan bentuk mata. (Foto: dok. Anggie Rassly)

Langkah 3: Menentukan Zona Akhir Alis (Zona C)

Garis 5 adalah garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping sudut mata

Garis 6 adalah garis imajiner yang dimulai dari bagian tengah cuping hidung ke bagian samping sudut mata

Daerah di antara garis 5 dan 6 (Zona C) inilah merupakan daerah ujung alis.

Setelah membagi-bagi garis berdasarkan zonanya, Anda mulai bisa menarik garis tipis-tipis secara perlahan dari zona A, melewati puncak di zona B, dan berakhir di zona C hingga alis mulai terbentuk dengan sempurna. Bagi Anda yang masih pemula, disarankan untuk menggunakan pensil alis dengan ujung yang lancip. Selamat mencoba!

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: