kumparan
16 Apr 2018 10:52 WIB

Nasihat Karier Terbaik dari 4 CEO Perempuan

Pemimpin Perempuan Dunia (Foto: Wikimedia Commons)
Masa-masa dalam menjalani dan membangun karier bisa menjadi masa yang sangat berat dan penuh tantangan. Baik jika Anda saat ini masih dalam tahap awal karier, sudah menuju tangga puncak, maupun jika Anda telah duduk dalam posisi leaders, selalu saja ada hal yang akan memberi Anda saat-saat penuh tantangan.
ADVERTISEMENT
Ketika semangat turun dan energi negatif menyerang, membaca kisah-kisah para perempuan pemimpin selalu bisa membantu menyemangati kembali. Kita dapat belajar banyak dari pengalaman yang telah mereka lalui. Bisa saja kesulitan yang saat ini kita hadapi sudah pernah mereka alami sebelumnya,
kumparanSTYLE (kumparan.com) merangkum nasihat karier terbaik dari 4 CEO perempuan berbagai perusahaan besar dunia.
1. Susan Wojcicki, CEO YouTube
Pemimpin Perempuan Dunia (Foto: Wikimedia Commons)
Susan Wojcicki, CEO YouTube yang memiliki lima orang anak ini memberi nasihat karier untuk ibu bekerja.
“Jangan lupa bahwa apa yang Anda jalani ini akan lebih mudah seiring berjalannya waktu. Memiliki anak adalah perubahan hidup yang sangat besar, tapi masa-masa sulit dan sibuk sebenarnya tidaklah lama. Anda pasti akan bisa melaluinya,” ujarnya kepada Glamour. "Jangan terlalu merencanakan hidup Anda. Saya bergabung dengan Google ketika hamil 4 bulan, dan itu merupakan lompatan yang besar. Tapi kadang-kadang Anda harus melakukan hal yang benar untuk saat itu juga.”
ADVERTISEMENT
2. Ginny Rometty, President & CEO IBM
Pemimpin Perempuan Dunia (Foto: Wikimedia Commons)
“Bersiaplah untuk melihat kesempatan yang berkembang dan muncul di hadapan Anda. Karena kesempatan tersebut merupakan kunci bagi Anda untuk belajar. Anda akan mengerti, karena seringkali kesempatan tersebut membuat Anda tidak nyaman, dan diri Anda mungkin akan berkata bahwa Anda tidak siap. Tapi ingat: growth and comfort never co-exist,
3. Indra Nooyi (Chairman & CEO PepsiCo)
Pemimpin Perempuan Dunia (Foto: Wikimedia Commons)
"Banyak menawarkan diri untuk mengerjakan proyek-proyek sulit di masa awal karier Anda. Jangan merasa nyaman pada rutinitas 9-5. Ketika Anda memasuki sebuah perusahaan, orang-orang harus tahu bahwa Anda telah menjadi bagian dari perusahaan tersebut."
“Belajar dari orang-orang di sekitar Anda. Jangan bicara terlalu banyak. Dengarkan, baca, dan resapi. Sadari ketika Anda butuh bantuan dan jangan takut untuk meminta.”
ADVERTISEMENT
“Jangan terlibat dalam politik kantor. Jangan mulai bicara mengenai pekerjaan Anda berikutnya. Lakukan saja tugas yang diberikan pada Anda, lakukan dengan baik. Jika Anda melakukan hal tersebut, semua orang akan memperhatikan dan menginginkan Anda dalam tim mereka.”
4. Meg Whitman (Mantan CEO Hewlett Packard Enterprise)
Pemimpin Perempuan Dunia (Foto: Wikimedia Commons)
“Jangan biarkan siapapun mengatakan, ‘Kamu tidak cukup pintar...Itu terlalu sulit...Itu adalah ide yang bodoh...Belum ada yang pernah melakukan itu sebelumnya...Itu bukanlah pekerjaan untuk perempuan'. Ibu saya memberikan nasihat tersebut pada tahun 1973. Dan itu membuat saya tidak pernah cemas akan apa yang dikatakan orang dan apa yang mereka katakan tentang arah karier saya.”
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan