Work Smart, Rahasia Christin Djuarto Sebagai Pemimpin Perempuan

Sebagai seorang pemimpin perempuan, Christin Djuarto, Director Shopee Indonesia, dituntut untuk bisa memimpin, menyelesaikan pekerjaan, dan mengatasi semua masalah dengan baik. Di sisi lain, sebagai calon ibu, ia juga dituntut agar tidak bekerja terlalu keras dan menjaga kesehatan. Dua peran yang sangat tidak mudah untuk dilakukan.
Untuk mengatasinya, Christin menemukan formula yang tepat. Yaitu dengan lebih menerapkan konsep work smart daripada work hard.
“Dulu saat masih muda, saya sangat fokus dengan work hard. Tapi sekarang harus bisa work smart, artinya saya harus bisa bekerja dengan waktu yang lebih efektif namun tetap bisa menghasilkan result yang sama,” ungkap Christin Djuarto di sela-sela syuting program video campaign #UntukPerempuan bersama kumparan.
Menurut Christin, work smart dapat membantunya untuk bisa bekerja secara ‘sehat’. Ia jadi bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat karena sebaik mungkin memanfaatkan waktu di kantor. Sehingga saat di rumah ia tidak lagi memikirkan pekerjaan dan bisa memiliki waktu istirahat yang cukup.
Selain itu, cara ini tidak hanya baik untuk Christin sendiri tetapi juga akan memberikan dampak baik kepada timnya.
Kepada kumparan, ia berbagi tiga kunci untuk menerapkan gaya kerja work smart. Apa saja?
1. Menentukan Prioritas
Sebagai seorang leader, Anda harus tahu skala prioritas suatu pekerjaan. Mana yang lebih penting, mana yang bisa didelegasikan pada tim, dan mana yang akan memiliki dampak lebih besar. Dengan begitu, pekerjaan bisa cepat selesai dan hasilnya maksimal.
“Misalnya ada 10 masalah yang harus dihadapi, berarti paling tidak kita harus bisa memilih tiga teratas untuk ditangani lebih dulu. Karena lebih baik mengerjakan dua tapi hasilnya maksimal, daripada mengerjakan 10 tapi setengah-setengah.”
2. Percaya dengan Kerja Tim
Mengeksekusi semua pekerjaan seorang diri memang akan memberikan kepuasan tersendiri. Namun ada kalanya Anda tidak bisa menyelesaikan semuanya sendiri. Jika sudah begitu, Christin menyarankan agar Anda mengetahui batasan diri sesuai dengan keadaan. Sehingga ketika sudah tidak memungkinkan lagi untuk bekerja sendiri, Anda bisa berbagi tugas dengan anggota tim.
“Kita harus mengerti kelebihan masing-masing anggota tim. Siapa saja yang punya potensi dan siapa saja yang bisa memberikan solusi dan menghadapi masalah dengan baik. Kita harus percaya dengan mereka dan bisa berbagi tugas.”
Selain itu, memberikan kepercayaan kepada tim juga bisa membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan dan perkembangan individual.
3. Bekerja Efisien
Pekerjaan yang menumpuk seringkali membuat kita lupa waktu. Belum lagi jika ada masalah, sebisa mungkin kita pasti ingin mengatasi semuanya dengan cepat tanpa memikirkan hal lain.
Namun ketika sudah berkeluarga, Anda harus bisa mengatur waktu agar bisa bekerja lebih efisien. Sehingga bisa memiliki banyak waktu untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga.
“Dulu setiap ada masalah saya akan berpikir nanti akan saya perbaiki dan kerja lebih keras lagi. Jika ada yang belum selesai saya akan lembur. Tapi ketika saya hamil, ini menjadi sesuatu yang berbeda. Saat sampai rumah dan mau kerja, saya malah ketiduran karena lelah. Dari situ saya tahu bahwa saya harus bisa bekerja dengan lebih efisien. Saya memaksimalkan waktu di kantor untuk menyelesaikan semua pekerjaan.”
Fotografer: Jamal Ramadhan
Make Up Artist: Andre Kusuma
Hair Do: Dessy for L'Oreal Professionel
