Pencarian populer

Yves Rocher Perkuat Komitmen untuk Ikut Lestarikan Lingkungan

Sabun Yves Rocher dengan kemasan botol dari plastik daur ulang. Foto: dok. Yves Rocher Indonesia

Saat ini, sampah plastik menjadi isu lingkungan yang makin banyak diperbincangkan oleh masyarakat.

Karena isu ini dan kepedulian mereka yang tinggi terhadap masa depan planet, perusahaan kecantikan Yves Rocher terus berusaha untuk menghadirkan produk kecantikan yang ramah lingkungan dan berkesinambungan.

Sejak tahun 2010, Yves Rocher sudah tidak lagi menggunakan silikon dalam semua produk sampo mereka. Kemudian, mereka juga telah mengganti plastic micro-beads dengan gula, garam, atau biji apricot untuk produk-produk scrub.

“Sejak dulu kami memang berkomitmen dalam pembuatan setiap produk. Dari mulai bahan-bahan formula hingga kemasan, kami memikirkannya sedemikian rupa. Agar bagus untuk kulit perempuan dan juga ramah terhadap lingkungan,” ungkap Novia Sukmawaty, Brand Manager Yves Rocher Indonesia saat ditemui pada acara 60 Years Committed Beauty Anniversary Celebration dari Yves Rocher pada Jumat (5/3) di Green House Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan.

Novia Sukmawaty, Brand Manager Yves Rocher Indonesia dan Silvia Rebecca, Training Manager Yves Rocher Indonesia Foto: dok. Yves Rocher Indonesia

Ada berbagai produk dari Yves Rocher yang telah membuktikan komitmen mereka untuk melestarikan lingkungan. Salah satunya adalah Yves Rocher Concentrated Shower Gel dan Shampoo, produk sabun mandi dan sampo yang dikemas dalam botol hasil daur ulang sampah plastik.

Karena menggunakan botol hasil daur ulang plastik ini, sejak 2017 Yves Rocher berhasil mengurangi 19 persen berat kemasan plastik sebagai bentuk keterlibatan mereka dalam upaya mengurangi penumpukan sampah plastik yang bisa mencapai lebih dari 1.000 ton setiap tahunnya.

Sejak awal, lini kecantikan asal La Gacilly, Prancis, ini memang telah berkomitmen penuh untuk mengusung konsep Botanical Beauty. Sebuah prinsip berkesinambungan yang mengedepankan bahan-bahan alami, terutama tumbuhan sebagai formula dasar pembuatan produk-produknya.

“Bagi kami, tidak masalah jika produk kemasan kami tidak menarik dan terlihat ringkih, karena memang botol itu terbuat dari bahan less plastic yang sangat ramah lingkungan. Yang terpenting, formula produknya aman dan bagus untuk perempuan, serta dampaknya juga ada untuk lingkungan,” ungkap Silvia Rebecca Hutapea, Training Manager dari Yves Rocher.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57