Kumparan Logo

Bakal Calon Presiden AS Ingin Pecah Belah Facebook, Google, Amazon

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Presdien AS, Elizabeth Warent Foto: US Department of Labor/ Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Calon Presdien AS, Elizabeth Warent Foto: US Department of Labor/ Wikimedia Commons

Senator Massachusetts, Elizabeth Warren, telah mendeklarasikan diri ikut dalam pencalonan kandidat presiden Amerika Serikat pada 2020 dari Partai Demokrat. Meski masih lama, namun ia sudah memberikan janji yang cukup lantang terkait perusahaan teknologi di AS.

Dalam tulisannya di Medium, Warren mengatakan ingin memecah belah raksasa teknologi di negaranya, termasuk Facebook, Google, hingga Amazon. Ini adalah sikap yang paling tegas yang diambil oleh seorang kandidat dalam kampanye presiden AS sejauh ini.

Warren, yang juga menyinggung pertarungan antimonopoli atas Microsoft pada 1990-an, berkata bahwa perusahaan-perusahaan teknologi itu harus dipecah belah untuk merangsang persaingan di pasar monopolistik.

"Ini yang akan berubah: Bisnis kecil akan memiliki kesempatan yang adil untuk menjual produknya di Amazon tanpa takut Amazon akan mendorong mereka keluar dari bisnisnya. Google tidak dapat memadamkan kompetitor dengan menurunkan produknya di Google Search."

--Elizabeth Warren, bakal calon Presiden AS

"Facebook akan menghadapi tekanan nyata dari Instagram dan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan melindungi privasinya. Pengusaha teknologi akan memiliki kesempatan berjuang untuk bersaing dengan raksasa teknologi," lanjut Warren, sebagaimana dikutip PhoneArena.

Ilustrasi platform Google. Foto: Dado Ruvic/Reuters

Warren berencana bakal menciptakan dua tingkat perusahaan teknologi yang berbeda. Kelompok pertama mencakup perusahaan berpenghasilan 25 miliar dolar AS atau lebih secara global.

Kelompok ini disebut 'Platform Utilities', dan mereka tidak diizinkan untuk memiliki marketplace online dan menjual produk mereka sendiri di sana. Amazon Marketplace dan AmazonBasic adalah contohnya. Ia mengatakan bahwa ini akan memungkinkan perusahaan kecil untuk menjual barang dagangan mereka di Amazon tanpa harus menghadapi persaingan dari Amazon sendiri. Di proposal Warren, Google akan dipaksa untuk memulai memecahkan (spin-off) bisnis mesin pencariannya.

Kemudian, kelompok kedua terdiri dari perusahaan yang melaporkan pendapatan globalnya di bawah 25 miliar dolar AS per tahun. Perusahaan dalam grup ini juga akan menghadapi beberapa aturan main, namun mereka tidak bakal menerima batasan yang sama dalam menjual produknya sendiri di situs e-commerce mereka masing-masing.

Ia juga mengusulkan Kejaksaan Agung, atau konsumen yang rugi, untuk menuntut ketika perusahaan telah melanggan aturan baru. Setiap perusahaan yang ketahuan melanggar aturan ini akan dipaksa bayar denda sebesar 5 persen dari pendapatan globalnya.

Warren bukan satu-satunya kandidat presiden AS dari partai Demokrat yang ingin mengatur perusahaan teknologi tersebut. Senator Vermont, Bernie Sanders, dan Senator Minnesota, Amy Klobuchar, juga ingin melakukan hal sama.

embed from external kumparan