Pencarian populer
Berkat Anjing Milik Mark Zuckerberg, Facebook Sukses Akuisisi WhatsApp
Beast, anjing peliharaan Mark Zuckerberg. Foto: Mark Zuckerberg/Instagram

Kesepakatan Facebook mengakuisisi WhatsApp senilai 19 miliar dolar AS pada 2014 lalu, mungkin, tidak akan terjadi jika tak ada bantuan anjing peliharaan keluarga Mark Zuckerberg. Anjing ras Hungarian sheepdog bernama Beast itu berperan penting dalam akuisisi aplikasi pesan instan tersebut.
Tentu saja, anjing bukan satu-satunya faktor penentu kesepakatan antara Facebook dan WhatsApp karena tawaran uang, saham Facebook, dan jabatan, adalah faktor yang paling menggoda para pendiri WhatsApp. Tetapi, sang pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, benar-benar menggambarkan bagaimana seekor anjing membantu negosiasi multi-miliar dolar itu bisa mencapai kesepakatan.
Dalam sebuah wawancara dengan media CNN pada Minggu (10/2) lalu, Zuckerberg menjelaskan alotnya negosiasi akuisisi dengan salah satu pendiri WhatsApp, Jan Koum. Beast disebut Zuckerberg telah membantu melancarkan urusan akuisisi setelah Koum berada sangat dekat dengan anjing tersebut.
"Anjing saya, Beast, saya pikir, adalah senjata rahasia di sini," kata Zuckerberg. "Itu adalah saat yang menegangkan dan Jan seperti, 'Baiklah, saya perlu memikirkan hal ini'."


Zuckerberg berkata, suasana negosiasi di ruangan sangat hening. Namun, sunyi tersebut langsung hilang beberapa menit setelah Beast masuk ke dalam ruang rapat tersebut.
"Dia (Beast) seperti berkata, 'Apa yang sedang terjadi? Kedua orang ini hanya duduk diam di sini'," kenang Zuckerberg menjelaskan kebingungan Beast yang berada satu ruangan dengan dirinya dan Koum.
"(Beast) kemudian berjalan ke arah Jan dan melompat ke pangkuannya. Dan kemudian Jan mulai membelai dia dan sedetik kemudian dia seperti, 'Oke, saya pikir kita setuju'," ucapnya.


Menurut Zuckerberg, keduanya langsung mencapai kata sepakat dan Facebook resmi mengakuisisi WhatsApp dengan mahar 19 miliar dolar AS pada Oktober 2014. Akuisisi ini mendorong Koum dan pendiri WhatsApp lainnya, Brian Acton, untuk bekerja di bawah naungan Facebook.
Kesepakatan itu juga membuat dompet Koum dan Acton semakin tebal. Saham WhatsApp sebesar 45 persen yang dimiliki Koum kala itu diperkirakan bernilai 6,8 miliar dolar AS. Sementara 20 persen milik Acton ditaksir sekitar 3 miliar dolar AS.
Sayang, kebersamaan keduanya di Facebook harus berakhir. Acton hanya bertahan hampir 3 tahun pasca akuisisi dan keluar dari perusahaan pada September 2017, sementara Koum menyusul pergi pada Mei 2018.


Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: