Blibli Andalkan Gratis Ongkir hingga Jaminan Refund untuk Konsumen

Industri e-commerce di Indonesia berkembang sangat pesat. Blibli menjadi salah satu pemain e-commerce di Indonesia yang memiliki peran besar dalam mengembangkan industri ini di Tanah Air.
Blibli harus bersaing dengan banyak pemain lain yang juga berfokus di bidang e-commerce. Oleh karena itu, mereka mempunyai strategi tersendiri untuk dapat menjadi platform e-commerce terdepan.
CEO Blibli, Kusumo Martanto, menjelaskan langkah ke depan Blibli dalam mengembangkan bisnisnya adalah selalu berkomitmen meningkatkan mutu layanan pelanggan.
Lebih lanjut Kusumo menjelaskan, saat ini Blibli mengandalkan enam layanan yang bisa memberikan jaminan pelanggan untuk bisa berbelanja dengan tenang. Enam layanan ini merupakan bagian dari program Customer Satisfaction First yang baru saja diluncurkan Blibli.
“Melihat besarnya potensi pasar di Industri e-commerce yang terus tumbuh dan juga ketatnya persaingan. Kami ingin lebih memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan dengan strategi Customer Satisfaction First dengan enam manfaat,” kata Kusumo, dalam konferensi press Blibli Customer Satisfaction First di Jakarta, Kamis (2/5).
Keenam manfaat tersebut adalah biaya pengiriman gratis, pengiriman cepat, 100 persen barang orisinal, layanan konsumen 24 jam dalam 7 hari, pembayaran aman, dan jaminan 15 hari pengembalian barang.
Kusumo berharap dengan menjalankan strategi Customer Satisfaction First bisa meningkatkan jumlah pelanggan Blibli dan menjadikan platform-nya sebagai salah satu e-commerce dengan pelayanan terbaik di Indonesia.
"Kita mau memberikan customer experience yang terbaik untuk pelanggan baik online maupun offline. Platform kita bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan baik," tambahnya.
Dari segi bisnis, pada kuartal pertama tahun 2019, pertumbuhan pemesanan Blibli disebut meningkat 2,5 kali lipat. Blibli telah bermitra dengan platform pembayaran digital milik GOJEK, Go-Pay, untuk memudahkan dan melengkapi pembayaran yang sudah tersedia.
Blibli juga memperluas kemitraan online to offline (O2O) dengan menghadirkan program Blibli InStore dan Click&Collect di 20 ribu lokasi toko ritel. Selain itu, mereka berencana bakal memiliki 32 gudang dari 14 gudang pada akhir 2018. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pengiriman pesanan.
Saat ini, jumlah pelanggan yang terdaftar pada Blibli mencapai lebih dari 18 juta pelanggan dan pada 2018 terjadi peningkatan 2,5 kali lipat dari tahun sebelumnya.
