Kumparan Logo

Go-Jek Resmi Buka Kantor Cabang di Vietnam dan Thailand

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor pusat Gojek. (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kantor pusat Gojek. (Foto: Muhammad Fikrie/kumparan)

Upaya Go-Jek untuk ekspansi ke Asia Tenggara akhirnya menjadi kenyataan. Perusahaan transportasi online itu resmi membuka kantor cabang mereka di Vietnam dan Thailand.

Kedua kantor cabang ini berdiri sebagai anak usaha Go-Jek dengan nama baru, Go-Viet untuk Vietnam dan Get untuk Thailand. Keduanya akan dikelola oleh tim manajemen sekaligus pendiri lokal, dengan didukung pengetahuan, keahlian, teknologi, serta investasi dari Go-Jek.

"Kami percaya masing-masing tim lokal memiliki pengetahuan dan keahlian untuk memastikan kesuksesan bisnis di Vietnam dan Thailand," kata CEO Go-Jek Nadiem Makarim dalam siaran pers yang diterima kumparan, Senin (25/6).

"Mereka memang menggunakan merk yang berbeda, namun mereka tetap beroperasi sejalan dengan nilai-nilai yang telah berhasil menjadikan Go-Jek pemimpin pasar di Indonesia."

Di Vietnam, Go-Viet akan memasuki tahap uji coba pada Juli 2018. Selama proses pengujian bakal melibatkan sejumlah pengemudi dan konsumen, sebelum nantinya diluncurkan secara penuh dalam beberapa bulan mendatang.

"Dukungan Go-Jek sangat ideal bagi kami, tidak hanya karena teknologi dan kepiawannya di bisnis ini, tetapi juga karena kita memiliki prinsip yang sama, yaitu hasrat untuk membawa dampak positif bagi masyarakat melalui peningkatan taraf hidup dan penghasilan, serta menumbuhkembangkan bisnis skala mikro, kecil, dan menengah," ujar CEO Go-Viet Nguyen Vu.

Go-Viet, aplikasi Go-Jek di Vietnam. (Foto: Go-Jek)
zoom-in-whitePerbesar
Go-Viet, aplikasi Go-Jek di Vietnam. (Foto: Go-Jek)

Sementara di Thailand, Get akan diluncurkan segera seiring dengan konsultasi sedang berjalan saat ini, bersama berbagai pemangku kepentingan di sana, mulai dari pemerintah, mitra pengemudi, dan konsumen.

“Tim Get terinspirasi oleh cara perusahaan memutarbalikkan masalah sehari-hari menjadi peluang bisnis yang sekaligus meningkatkan kualitas hidup jutaan orang. Kami bergerak dengan filosofi yang sama, dan kami bersemangat untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat Thailand,” kata CEO dan pendiri Get, Pinya Nittayakasetwat.

Get, aplikasi Go-Jek di Thailand. (Foto: Go-Jek)
zoom-in-whitePerbesar
Get, aplikasi Go-Jek di Thailand. (Foto: Go-Jek)

Pada tahap awal peluncuran akan menghadirkan layanan transportasi panggilan dan logistik, yang kemudian disusul oleh layanan pesan antar makanan dan pembayaran uang elektronik.

Rumor ekspansi internasional yang dilakukan Go-Jek memang sudah berlangsung sejak lama. Namun untuk mendapatkan hasil maksimal, Go-Jek melakukan perencanaan berbulan-bulan setelah ronde penggalangan investasi terakhir.

Penggalangan dana investasi dikumpulkan dari berbagai investor, seperti Astra International, Warburg Pincus, KKR, Meituan, Tencent, Google, Temasek, dan lainnya. Dana investasi sebesar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 7 triliun dialokasikan untuk ekspansi internasional sejalan dengan strategi perusahaan melebarkan sayapnya di Asia Tenggara termasuk dua negara lainnya, yaitu Singapura dan Filipina.