kumparan
10 Jan 2019 15:37 WIB

GOJEK Hadir di Jayapura, Bisa Pakai Go-Ride, Go-Food, Go-Send, Go-Pay

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, berbincang dengan salah satu driver GOJEK di Jayapura. (Foto: GOJEK)
Aplikasi layanan transportasi dan on-demand GOJEK resmi hadir di kota Jayapura, Papua, pada 10 Januari 2019. Perusahaan memulai operasional di sana dengan menawarkan layanan ojek motor Go-Ride, beli dan pesan makanan Go-Food, kurir instan Go-Send, serta pembayaran non-tunai Go-Pay.
ADVERTISEMENT
Dalam perekrutan di Jayapura, GOJEK memprioritaskan pengemudi ojek lokal untuk menjadi mitra. GOJEK bakal melakukan sosialisasi ke puluhan pangkalan ojek yang tersebar di seluruh kota Jayapura agar perekrutan mitra pengemudi sesuai dengan target.
Kehadiran GOJEK diharapkan membuka lapangan kerja baru di sektor informal serta mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) di sana. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun Indonesia bagian timur.
Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2017 mengungkapkan, GOJEK telah berkontribusi terhadap ekonomi nasional Indonesia sebesar Rp 8,2 triliun per tahun dari penghasilan mitra pengemudi, dan Rp 1,7 triliun dari mitra UMKM.
Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, berpesan kepada masyarakat agar mendukung kehadiran GOJEK di Jayapura untuk meningkatkan taraf hidup pekerja sektor informal dan memberdayakan UKM. Ini juga bisa jadi salah satu cara untuk menjadikan Jayapura sebagai smart city.
ADVERTISEMENT
"Bagi masyarakat yang masih mengandalkan mata pencarian pada ojek pangkalan, saya mengajak ayo bergabung dengan GOJEK dan hindari pemalangan-pemalangan jalan," ujar Benhur, dalam siaran pers yang diterima kumparan.
Kerja sama GOJEK dengan Noken
Dalam operasionalnya, GOJEK turut bekerja sama dengan aplikasi bernama Noken untuk para mitra pengemudi. Noken, yang diluncurkan pada April 2017 lalu, merupakan aplikasi yang membantu masyarakat Jayapura untuk memonitor dan melaporkan kondisi lingkungannya. Di aplikasi ini juga ada tombol panik yang bisa ditekan jika berada dalam keadaan darurat.
Noken juga menyediakan informasi berupa lokasi kantor polisi, petugas polisi yang sedang bertugas, dan informasi pengaduan masyarakat secara real-time. Kerja sama dengan Noken ini dilakukan agar mitra pengemudi GOJEK mendapatkan ketenangan ketika sedang beroperasi.
VP GOJEK Regional Indonesia Bagian Timur, Anandita Danaatmadja, dan Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas. (Foto: GOJEK)
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas, berharap para mitra GOJEK bisa membantu memonitor keamanan dirinya sendiri dan lingkungan lewat aplikasi Noken.
ADVERTISEMENT
“Saya optimis ini peluang yang cukup baik bagi masyarakat, karena masuknya GOJEK di Jayapura dapat memberikan kepastian dalam penyediaan lapangan pekerjaan. Selain itu, mitra pengemudi GOJEK juga menjadi mitra dari pihak kepolisian dalam pemanfaatan aplikasi Noken untuk membantu memonitor keamanan baik diri sendiri, penumpang maupun lingkungan sekitar dimana mitra pengemudi itu berada,” ujarnya.
Para mitra pengemudi yang bergabung di GOJEK bisa mendapatkan sejumlah nilai tambah. GOJEK menyediakan akses agar para mitranya mendapat jasa keuangan seperti tabungan, asuransi, KPR, hingga cicilan terjangkau.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan