Pencarian populer

Google Sumbang Rp 14,2 Miliar untuk Mitigasi Bencana di Indonesia

Seorang pria berolahraga di sekitar kantor Google di Beijing. Foto: REUTERS/Thomas Peter

Dana sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 14,2 miliar telah disiapkan Google.org, lembaga filantropi milik raksasa internet Google. Dana ini akan diberikan kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik, mitra dari lembaga Save the Children, untuk membantu meningkatkan persiapan risiko dan mitigasi bencana di Indonesia.

Proyek percontohan selama satu tahun ini akan berfokus untuk meningkatkan kesadaran dan aksi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Dalam program hibah ini, Google.org juga mengajak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai mitra.

"Bencana alam bisa membuat jutaan orang menjadi rentan dan keadaan ini bisa sangat menyulitkan, terutama bagi anak-anak," tutur Presiden Google.org Jacquelline Fuller dalam pernyataan resmi. "Melalui program ini, bersama dengan relawan Google, kami ingin bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi lokal serta organisasi akar rumput lainnya, untuk membangun kota dan masyarakat yang lebih tahan bencana."

(Kiri ke kanan) Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Presiden Google.org Jacquelline Fuller, Ketua Yayasan Sayangi Tunas Cilik Selina Sumbung, dan Kasubdit Peringatan Dini BNPB Bambang Surya Putra. Foto: Google.org

Yayasan Sayangi Tunas Cilik terbilang aktif dalam membantu korban bencana, terutama mereka yang terdampak musibah gempa bumi dan tsunami di Sulawei pada akhir September 2018. Mereka ikut andil membantu memenuhi kebutuhan darurat anak-anak korban bencana, memberikan pertolongan pertama psikologis kepada korban bencana dan mempertemukan mereka kembali dengan keluarganya, mendistribusikan alat bantu penyelamatan, membangun tenda sekolah darurat agar anak-anak dapat belajar, serta memastikan anak-anak tetap aman dengan menyediakan ruang ramah anak.

Dengan program hibah Google.org ini, Yayasan Sayangi Tunas Cilik akan melakukan kampanye dan aksi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran nasional guna memastikan gedung sekolah dalam keadaan aman, serta masyarakat dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapi situasi darurat. Program diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 500 ribu penduduk, yang sepertiganya adalah anak-anak.

Anak-anak korban gempa di posko TNI AU Palu. Foto: Efira Tamara/kumparan

"Tujuan kami adalah mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk merencanakan dan bersiap menghadapi situasi darurat, serta mengurangi jumlah korban dan anak-anak yang terdampak bencana alam, yang jumlahnya sering kali mencapai ribuan (korban) setiap tahunnya," kata Selina Sumbung, selaku Ketua Yayasan Sayangi Tunas Cilik.

Hibah ini membuat total investasi Google.org di Indonesia menjadi lebih dari 8 juta dolar AS sejak 2015. Proyek sebelumnya ditujukan untuk membantu meningkatkan area-area penting lain, seperti literasi digital dan keamanan saat online di dunia maya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: