Kumparan Logo

Grab Siapkan GrabFresh untuk Saingi Go-Mart

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peluncuran layanan GrabFresh. (Foto: Zahrina Yustisia/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran layanan GrabFresh. (Foto: Zahrina Yustisia/kumparan)

Tak mau kalah dengan Go-Jek, Grab juga terus memperluas layanan on-demand dalam aplikasinya. Tak hanya transportasi, pesan antar makanan, dan pengiriman barang, kini Grab juga punya fitur pengiriman barang belanjaan bernama GrabFresh.

Layanan ini hadir berkat kerja sama antara Grab dan HappyFresh, penyedia layanan pengiriman barang belanjaan yang beroperasi di Asia Tenggara. Kehadiran GrabFresh menjadi upaya terbaru Grab untuk menjadikan aplikasinya sebagai aplikasi yang menyediakan layanan sehari-hari.

Lewat kerja sama dengan HappyFresh, dengan begitu layanan GrabFresh melayani pembelian barang belanjaan di berbagai supermarket, mulai dari Super Indo, Lotte Mart, Carrefour, Transmart, dan sebagainya.

"Kami bersyukur memiliki banyak driver GrabBike di mana saja. Para pengemudi itu yang membantu kami (dalam mengirimkan barang belanjaan di GrabFresh). Karena kami memiliki jumlah pengemudi yang besar di Indonesia yang bisa membantu partner kami," ujar CEO dan salah satu pendiri Grab, Anthony Tan, di Singapura, Selasa (10/7).

CEO dan pendiri Grab, Anthony Tan. (Foto: Zahrina Yustisia/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
CEO dan pendiri Grab, Anthony Tan. (Foto: Zahrina Yustisia/kumparan)

"Kami senang menjadi partner Grab. Partnership dengan Grab mengirimkan barang belanjaan ke jutaan keluarga di Asia Tenggara. Bisa belanja dari 50 toko dan ratusan produk dengan Grab. GrabFresh dapat mengantarkan belanjaanmu ke mana saja," ujar CEO HappyFresh, Guillem Segarra, di tempat yang sama.

GrabFresh sendiri menjadi salah satu fitur yang menjadi bagian dari GrabPlatform, yang merupakan strategi untuk menyediakan beragam layanan harian di dalam aplikasi Grab. Perusahaan yang berbasis di Singapura itu akan bekerja sama dengan berbagai mitra dalam mewujudkannya.

Ini menjadi visi Grab yang ingin menjadi 'everyday superapp'. Tampilan aplikasi Grab pun kini sudah diperbarui dan tampak lebih segar dengan pembaruan antarmuka.

"Kami ingin fokus untuk menyediakan layanan harian saat ini. Satu kami sangat fokus (ke arah sana), kedua adalah membuat konsumen kami terlibat dalam memahami jika dalam aplikasi kami mereka bisa memesan transportasi mobil dan makanan, dan di dalam mobil mereka bisa bermain game atau membaca berita," jelas Tan.

GrabFresh akan diuji coba pada akhir bulan Juli di Indonesia dalam versi beta.

Untuk saat ini, layanan GrabFresh di Indonesia masih sebatas uji coba dan belum tahu kapan Grab akan merilis layanan antar barang belanjaan tersebut di Tanah Air secara luas.

"Penting untuk menyadari kalau kami tidak sendiri. Kami bukan yang terbaik dalam banyak hal, tapi kami ingin jadi lebih baik. Kami akan berkolaborasi dengan yang terbaik. Asia Tenggara sangat kompleks. Kami akan bekerja dengan partner kami," ujar Tan.

Layanan pesan antar barang belanjaan di supermarket sebelumnya sudah lebih dahulu dimiliki kompetitor mereka yaitu Go-Mart milik Go-Jek. Seperti GrabFresh, Go-Mart juga menyediakan layanan pesan antar barang belanja di 18 kategori penjual dari ratusan toko di Indonesia.