Seorang Perempuan Tuntut Apple Atas Kematian Sang Ayah

Lagi-lagi Apple kena tuntut penggunanya. Kali ini, seorang perempuan bernama Julia Ireland Meo menuntut raksasa teknologi tersebut atas kematian ayahnya, Bradley Ireland.
Sang ayah meninggal akibat kebakaran yang diduga karena ledakan iPad. Perempuan asal Parsippanny, New Jersey, Amerika Serikat (AS), tersebut mengungkap insiden yang merenggut nyawa ayahnya terjadi pada Februari 2017 silam.
Sumber ledakan iPad milik Bradley sendiri diduga berasal dari cacatnya produk, terutama bagian baterainya. iPad tersebut meledak di dapur dan menyulut kebakaran hebat di rumahnya. Selain harta benda, api juga melahap sang ayah tercinta.
Julia kemudian melayangkan gugatan ke pengadilan untuk meminta Apple bertanggung jawab atas insiden tersebut. Menurut dokumen pengadilan yang diterbitkan Patently, baterai iPad sebagai biang keladinya.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan komentar tentang tuntutan tersebut. Ini memang bukan pertama kalinya Apple mendapatkan tuntutan karena baterai perangkatnya meledak.
Sejauh ini, belum pernah ada juga iPad atau iPhone yang ditarik atau dikabarkan mengalami masalah baterai berskala besar. Pada 2018 lalu, sebuah toko Apple di Amsterdam, Belanda, dievakuasi karena sebuah iPad di toko itu mengeluarkan asap. Alhasil, tiga pegawai Apple terluka karena insiden itu.
iPhone dan iPad memakai baterai lithium-ion, yang memang memiliki potensi meledak atau terbakar. Penyebabnya bisa karena kesalahan dalam produksi atau kerusakan pada elektroda baterai. Dalam beberapa kasus, charger yang tidak orisinil juga bisa menjadi penyebabnya.
